Jawa Pos Radar Lawu - Kecelakaan beruntun melibatkan kendaraan wisata terjadi di jalur menuju kawasan Gunung Bromo, tepatnya di Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026).
Sebuah minibus Toyota Hiace yang mengangkut rombongan wisatawan asal Singapura diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun.
Akibatnya, kendaraan melaju tak terkendali dan menabrak sejumlah mobil dari arah berlawanan.
Kronologi Kecelakaan di Jalur Bromo
Insiden terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat kendaraan melaju dari arah Bromo menuju Surabaya.
Berdasarkan keterangan saksi sekaligus pemandu wisata, tanda-tanda kerusakan rem sudah terasa sekitar 300 meter sebelum lokasi kejadian.
Minibus melaju dengan kecepatan sekitar 60 hingga 75 kilometer per jam di jalur menurun.
Upaya pengemudi untuk mengendalikan kendaraan tidak berhasil setelah sistem pengereman diduga mengalami panas berlebih (overheat).
“Rem tiba-tiba tidak berfungsi karena sudah panas,” ujar kernet minibus.
Dalam kondisi tersebut, sopir berusaha menghindari kerumunan warga yang sedang menggelar hajatan di sekitar lokasi. Beruntung, kendaraan tidak sampai menabrak warga.
Baca Juga: Kecelakaan kereta di Bekasi Timur, KAI ungkap jumlah korban meninggal dunia
Tabrak Empat Kendaraan hingga Tiang Listrik
Laju tak terkendali membuat minibus menghantam antrean kendaraan dari arah berlawanan.
Setidaknya empat kendaraan terlibat dalam kecelakaan ini, di antaranya Toyota Rush, Renault Koleos, Toyota Hiace lainnya, dan Toyota Alphard.
Benturan baru berhenti setelah kendaraan menghantam tiang listrik di pinggir jalan.
Salah satu mobil dilaporkan terguling, sementara beberapa kendaraan lain mengalami kerusakan parah.
Pihak kepolisian menyebut dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kegagalan fungsi rem.
Delapan Korban Luka, Enam Wisatawan Asing
Akibat kejadian tersebut, total delapan orang mengalami luka-luka. Enam di antaranya merupakan wisatawan asal Singapura yang berada di dalam minibus, sementara dua lainnya merupakan penumpang kendaraan lain yang turut terdampak.
Korban wisatawan yang mengalami luka di antaranya:
- Salimah (42)
- Hafidzah
- Tan Ai Ling
- Ng Chew Lan
- Nola
- Cheang Wei Ting
Selain itu, sopir dan kernet minibus juga mengalami luka.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Sukapura dan RSUD Ar-Rozy Kota Probolinggo untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
Petugas saat ini tengah mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lokasi kejadian.
Sementara itu, arus lalu lintas di jalur wisata Bromo sempat mengalami kemacetan akibat proses evakuasi kendaraan.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengecekan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur ekstrem seperti kawasan wisata pegunungan.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya