Jawa Pos Radar Lawu - Kabar baik bagi lulusan SMA sederajat yang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan berencana membuka seleksi CPNS Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tahun 2026 dengan ratusan formasi khusus untuk tenaga teknis lapangan.
Informasi ini menjadi angin segar karena selama ini formasi CPNS lebih didominasi lulusan sarjana.
Kini, peluang terbuka lebar bagi lulusan SMA untuk berkarier di instansi strategis penjaga pintu masuk negara tersebut.
Kuota CPNS Bea Cukai 2026 Capai 300–380 Formasi
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga teknis di lapangan menjadi alasan utama dibukanya rekrutmen ini.
Awalnya disebutkan tersedia sekitar 300 formasi, namun total kebutuhan bahkan bisa mencapai 380 orang untuk lulusan SMA sederajat.
“Dalam waktu dekat kami akan membuka rekrutmen di Bea Cukai untuk 300 lulusan SMA.
Sudah tertunda beberapa bulan, jadi saya minta segera dieksekusi,” ujarnya.
Formasi tersebut diprioritaskan untuk posisi teknis lapangan yang membutuhkan tenaga dengan kondisi fisik prima dan kesiapan kerja tinggi.
Baca Juga: CPNS Bea Cukai 2026 Dibuka Akhir April, 300 Formasi untuk Lulusan SMA
Jadwal Pendaftaran Diperkirakan Mei 2026
Meski jadwal resmi belum diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), proses pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026 diperkirakan mulai dibuka pada Mei 2026 atau satu bulan setelah April.
Pendaftaran nantinya dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN BKN.
Tahapan Seleksi CPNS Bea Cukai 2026
Berdasarkan pola rekrutmen sebelumnya, tahapan seleksi kemungkinan meliputi:
- Seleksi administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT
- Seleksi lanjutan dan kesamaptaan
- Tes kesehatan
- Pengumuman akhir
Tahapan ini menuntut kesiapan tidak hanya secara akademik, tetapi juga fisik dan mental.
Baca Juga: Jadwal CPNS 2026 Terbaru: Pendaftaran Diprediksi Juni, Formasi 160 Ribu dari BKN
Syarat Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026
Berikut perkiraan syarat yang perlu dipenuhi pelamar:
1. Pendidikan
Lulusan SMA/sederajat (IPA, IPS, maupun SMK tertentu).
2. Usia
Minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun.
3. Tinggi Badan
- Pria minimal 165 cm
- Wanita minimal 155 cm
Dengan postur tubuh proporsional.
4. Kesehatan
- Tidak buta warna
- Bebas narkoba
- Tidak bertato
- Tidak bertindik (pria)
5. Dokumen
- KTP dan Kartu Keluarga
- Ijazah dan transkrip nilai
- Pas foto latar merah
- Dokumen pendukung lainnya
Estimasi Gaji dan Tunjangan
Pelamar yang lolos seleksi diperkirakan akan masuk golongan II/a.
Gaji pokok ASN lulusan SMA berkisar antara Rp2,1 juta hingga Rp3,6 juta tergantung masa kerja.
Selain itu, pegawai Bea Cukai juga mendapatkan berbagai tunjangan, seperti:
- Tunjangan kinerja
- Uang makan dan tunjangan pangan
- Tunjangan wilayah
- Insentif pengawasan lapangan
Tunjangan kinerja di lingkungan Kementerian Keuangan dikenal cukup besar dibanding instansi lain, sehingga total penghasilan bisa jauh lebih tinggi dari gaji pokok.
Penempatan di Seluruh Wilayah Indonesia
Sebagai instansi yang berperan menjaga perbatasan negara, pegawai Bea Cukai siap ditempatkan di berbagai lokasi strategis, seperti:
- Pos lintas batas negara
- Bandara internasional
- Pelabuhan utama
- Kantor pelayanan di daerah terpencil
Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi generasi muda untuk mengabdi kepada negara.
Baca Juga: Heboh Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Pastikan Risiko Pandemi Global Masih Rendah
Cara Daftar CPNS Bea Cukai 2026
Pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN BKN dengan langkah berikut:
- Membuat akun menggunakan NIK dan KK
- Memilih instansi Kementerian Keuangan
- Memilih formasi DJBC
- Mengunggah dokumen persyaratan
- Menunggu hasil seleksi administrasi
Pelamar diimbau untuk hanya mengakses informasi dari sumber resmi guna menghindari penipuan.
Dengan kuota besar dan peluang terbuka bagi lulusan SMA, seleksi CPNS Bea Cukai 2026 diprediksi akan diserbu pendaftar dari seluruh Indonesia.
Persiapan sejak dini, baik fisik, mental, maupun administrasi, menjadi kunci utama untuk lolos dalam seleksi yang kompetitif ini.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani