Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

OpenAI Rilis GPT-5.5 Instant, Model Default Baru ChatGPT dengan Halusinasi Lebih Rendah

Mizan Ahsani • Rabu, 6 Mei 2026 | 11:30 WIB
OpenAI resmi merilis model terbaru bernama GPT-5.5 Instant.
OpenAI resmi merilis model terbaru bernama GPT-5.5 Instant.

Jawa Pos Radar Lawu - OpenAI resmi merilis model terbaru bernama GPT-5.5 Instant yang kini menjadi model default baru untuk ChatGPT, menggantikan GPT-5.3 Instant.

Pembaruan ini membawa peningkatan signifikan pada akurasi, kecepatan, serta kemampuan personalisasi.

Peluncuran GPT-5.5 Instant dilakukan pada Selasa (5/5/2026), dengan fokus utama pada pengurangan halusinasi atau kesalahan informasi, terutama pada bidang sensitif seperti hukum, kedokteran, dan keuangan.

OpenAI mengklaim model ini mampu menghasilkan respons yang lebih faktual tanpa mengorbankan kecepatan.

Lebih Akurat dan Minim Halusinasi

Dalam pengujian internal, GPT-5.5 Instant disebut menghasilkan 52,5 persen lebih sedikit klaim tidak masuk akal dan 37,3 persen lebih sedikit kesalahan faktual dibandingkan model sebelumnya.

Hal ini menjadikannya lebih andal untuk kebutuhan informasi berbasis pengetahuan.

Tak hanya itu, model ini juga mencatat peningkatan performa pada berbagai tolok ukur.

Pada tes matematika AIME 2025, GPT-5.5 Instant meraih skor 81,2, meningkat signifikan dari 65,4 pada versi sebelumnya.

Sementara pada benchmark penalaran multimodal MMMU-Pro, skor meningkat dari 69,2 menjadi 76.

Baca Juga: OpenAI Klaim GPT-5 Paling Netral: Strategi Baru Tekan Bias Politik ChatGPT, Uji Ketat Lewat Prompt Liberal dan Konservatif

Fokus pada Personalisasi dan Manajemen Konteks

Salah satu keunggulan utama GPT-5.5 Instant adalah peningkatan kemampuan dalam manajemen konteks.

Model ini mampu merujuk kembali ke percakapan sebelumnya, file yang diunggah, hingga akun Gmail yang terhubung untuk memberikan jawaban yang lebih relevan dan personal.

Fitur ini awalnya tersedia untuk pengguna Plus dan Pro di platform web, dengan rencana ekspansi ke pengguna Free, Go, Business, dan Enterprise dalam beberapa minggu ke depan.

Dukungan untuk perangkat seluler juga akan segera menyusul.

Selain itu, OpenAI memperkenalkan fitur baru bernama “sumber memori”.

Fitur ini memungkinkan pengguna melihat konteks atau referensi yang digunakan model dalam menghasilkan jawaban, sekaligus memberikan kontrol untuk menghapus atau memperbarui informasi tersebut.

Respons Lebih Natural dan Efisien

OpenAI juga merancang GPT-5.5 Instant agar menghasilkan respons yang lebih langsung, rapi, dan tetap memiliki sentuhan “kehangatan” dalam komunikasi.

Model ini diklaim lebih efisien karena mengurangi pertanyaan lanjutan yang tidak perlu.

Dari sisi teknis, peningkatan juga dilakukan pada kecepatan pencarian data, termasuk file, email, dan riwayat percakapan, sehingga pengguna tidak perlu berulang kali memberikan konteks yang sama.

Baca Juga: Pantas Jadi Tempat Curhat, Ini 5 Alasan Gen Z Lebih Nyaman Sharing dengan Chat GPT

Dampak dan Transisi Model

Untuk pengembang, GPT-5.5 tersedia melalui API dengan nama “chat-latest”.

Sementara itu, model sebelumnya, GPT-5.3, masih dapat digunakan oleh pengguna berbayar dalam jangka waktu terbatas selama tiga bulan.

Langkah ini mengikuti kebijakan OpenAI sebelumnya dalam melakukan transisi model.

Seperti diketahui, penghentian GPT-4o pada Februari 2026 sempat menuai reaksi dari pengguna yang merasa terikat secara emosional dengan model tersebut.

Meski demikian, OpenAI tetap melanjutkan pembaruan dengan fokus pada peningkatan kualitas, akurasi, dan pengalaman pengguna.

Dengan hadirnya GPT-5.5 Instant, ChatGPT kini semakin diarahkan menjadi asisten digital yang lebih cerdas, personal, dan dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan informasi.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#OpenAI Rilis GPT-5.5 Instant #Model Default Baru ChatGPT #openai #ai #Chat GPT