Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Harga Pertamina Dex hingga Dexlite Naik, Simak Update Harga BBM Terbaru 4 Mei 2026

Nur Wachid • Senin, 4 Mei 2026 | 18:23 WIB
Update Harga BBM Terbaru 4 Mei 2026
Update Harga BBM Terbaru 4 Mei 2026

Jawa Pos Radar Lawu – PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi. Terhitung mulai 4 Mei 2026, terdapat tiga jenis BBM yang mengalami kenaikan harga. Langkah ini merupakan penyesuaian kedua yang dilakukan Pertamina setelah sebelumnya dilakukan pada 18 April 2026 lalu.

Berdasarkan laman resmi Pertamina pada Senin (4/5/2026), penyesuaian harga berlaku untuk produk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada produk Pertamina Dex dengan selisih mencapai Rp4.000 per liter.

Daftar Perubahan Harga BBM Nonsubsidi

Berikut adalah rincian penyesuaian harga yang berlaku efektif sejak 4 Mei 2026:

Baca Juga: Investigasi Kasus dr. Myta Aprilia, Kemenkes Siapkan Sanksi Tegas RS jika Terbukti Ada Kelalaian

Jenis BBM Harga Lama (per Liter) Harga Baru (per Liter) Kenaikan
Pertamax Turbo Rp19.400 Rp19.900 Rp500
Dexlite Rp23.600 Rp26.000 Rp2.400
Pertamina Dex Rp23.900 Rp27.900 Rp4.000

Pertamax dan BBM Subsidi Tidak Mengalami Kenaikan

Meski terjadi kenaikan pada sejumlah produk, Pertamina memastikan bahwa harga untuk BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap stabil di harga masing-masing Rp12.300 dan Rp12.900 per liter.

Selain itu, Pertamina memastikan harga BBM bersubsidi tetap aman dan tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual di angka Rp10.000 per liter, sementara Biosolar tetap di harga Rp6.800 per liter.

Pertimbangan Dinamika Harga Minyak Dunia

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini mengacu pada dinamika harga minyak mentah di pasar global. Menurutnya, sebagai badan usaha, Pertamina wajib menyesuaikan harga dengan nilai keekonomian.

"Produk nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku," ujar Roberth dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).

Meski demikian, Roberth menegaskan bahwa Pertamina tetap menjalankan mandat sebagai BUMN yang memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nasional dan daya beli pelanggan.

"Sebagai BUMN, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan, serta stabilitas nasional. Tidak semua produk mengalami penyesuaian harga, sebagian tetap dipertahankan agar tetap kompetitif," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, sebelumnya menjelaskan bahwa menjaga harga Pertamax dan Pertamax Green tetap stabil merupakan strategi perusahaan untuk memastikan kondisi ekonomi masyarakat kelas menengah tetap terjaga.

"Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga," ungkap Baron dalam keterangannya pada 18 April 2026 lalu.

Editor : Nur Wachid
#harga Pertamax #BBM Nonsubsidi #harga bbm #pertamina #Pertamina Dex