Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Harga Gula Naik April 2026, Dipicu Plastik Mahal Akibat Perang Timur Tengah

Mizan Ahsani • Sabtu, 25 April 2026 | 15:15 WIB
Di Pasar Tradisional Harga Gula Mulai Naik.
Di Pasar Tradisional Harga Gula Mulai Naik.

Jawa Pos Radar Lawu - Harga gula konsumsi di sejumlah daerah mulai mengalami kenaikan pada April 2026.

Kenaikan ini tidak lepas dari melonjaknya harga plastik sebagai bahan kemasan, yang dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku plastik (nafta) akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wilayah yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) gula pasir terus bertambah hingga minggu ketiga April 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyebutkan bahwa kenaikan harga gula kini terjadi di 171 kabupaten/kota, meningkat dari sebelumnya 153 daerah pada minggu kedua April.

“Gula pasir, kemarin itu 153 kabupaten kota (kenaikan IPH), sekarang menjadi 171 kabupaten kota,” ujarnya.

Kenaikan Harga Plastik Jadi Pemicu Utama

Ateng menjelaskan, salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga gula adalah meningkatnya biaya kemasan.

Sebab, sebagian besar gula pasir dijual menggunakan plastik sebagai pembungkus.

Kenaikan harga plastik sendiri dipicu oleh terganggunya pasokan nafta, bahan baku utama plastik, yang banyak diimpor dari kawasan Timur Tengah.

“Terkait dengan gula pasir tersebut, kami mengidentifikasi salah satu pendorongnya dari kenaikan harga plastik, karena plastik digunakan sebagai kemasan,” jelas Ateng.

Baca Juga: Cara Cegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis Saat Lebaran, Ini 8 Tips Agar Tetap Sehat

Pemerintah Cari Solusi Pasokan Bahan Baku

Sementara itu, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan tengah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi gangguan pasokan bahan baku plastik.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian untuk mencari alternatif sumber pasokan.

“Pemerintah tidak diam, sedang mencari upaya-upaya tersebut. Mudah-mudahan dalam waktu dekat masalah kekurangan pasokan bahan baku plastik bisa diselesaikan,” ujarnya.

Tidak Semua Daerah Terdampak Signifikan

Meski jumlah daerah yang mengalami kenaikan IPH meningkat, tidak semuanya mengalami lonjakan harga yang signifikan.

Dari 171 daerah yang mengalami kenaikan IPH, terdapat 36 daerah yang kenaikannya masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).

Artinya, hanya sekitar 135 kabupaten/kota atau 38,7% yang mengalami kenaikan harga di atas batas acuan.

Secara nasional, kenaikan harga gula dalam satu bulan terakhir masih tergolong wajar, yakni sekitar 1,94%.

Harga Gula Nasional dan Proyeksi Produksi

Berdasarkan data terbaru, rata-rata harga gula konsumsi nasional naik dari Rp 18.412 per kilogram menjadi Rp 18.770 per kilogram per 20 April 2026.

Namun demikian, pemerintah optimistis kenaikan harga ini tidak akan berlangsung lama.

Hal ini seiring dengan proyeksi peningkatan produksi gula kristal putih dalam negeri.

Produksi gula diperkirakan meningkat dari sekitar 58,3 ribu ton pada April menjadi 276,4 ribu ton pada Mei 2026.

Lonjakan produksi ini diharapkan dapat menstabilkan harga di pasaran.

Baca Juga: Update Harga Emas Rabu, 14 Januari 2026: Galeri24 Naik Rp15.000, UBS Tembus Rp2,7 Juta

Dampak Lebih Luas ke Pangan Lain

Selain gula, kenaikan harga plastik juga berpotensi memengaruhi harga komoditas lain seperti beras.

Berdasarkan perhitungan Badan Pangan Nasional, kenaikan biaya kemasan dapat menambah harga sekitar Rp150 per kilogram untuk gula dan Rp350 per kilogram untuk beras.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi memicu tekanan harga pangan secara lebih luas jika tidak segera diatasi.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang dilakukan, pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga meski menghadapi tekanan dari faktor global.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#Harga Gula Naik #Plastik Mahal #Pemerintah Cari Solusi #Harga Gula Nasional #Akibat Perang Timur Tengah