Jawa Pos Radar Lawu - Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi melepas sebanyak 2.019 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) gelombang pertama tahun 2026.
Program ini bertujuan membentuk karakter disiplin, jiwa korsa, hingga ketahanan mental para peserta.
Pelepasan ribuan ASN tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Letnan Jenderal Gabriel Lema, di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (13/4/2026).
Fokus Pembentukan Karakter ASN
Gabriel Lema menegaskan, pelatihan dasar militer (latsarmil) yang akan dijalani selama 45 hari ini tidak semata berfokus pada aspek militer, tetapi lebih pada pembentukan karakter ASN sebagai bagian dari upaya bela negara.
“Konsepnya sederhana, bagaimana membangun kepedulian, karakter, memahami tugas, hingga pembentukan jiwa korsa,” ujarnya.
Selain itu, para peserta juga akan dilatih untuk memiliki kedisiplinan dalam waktu dan aktivitas, serta kemampuan menghadapi tekanan melalui penguatan ketahanan mental.
Baca Juga: Cuaca Madiun Hari Ini Senin 13 April 2026: Siang Terik, Malam Diguyur Hujan Ringan
Kolaborasi dan Problem Solving Jadi Kunci
Dalam kurikulum pelatihan, aspek pemecahan masalah (problem solving) turut menjadi perhatian utama.
Peserta didorong untuk mengedepankan kolaborasi, baik dalam lingkup unit kerja maupun lintas kementerian.
Gabriel menyebutkan, pendekatan ini penting agar ASN tidak hanya mengandalkan pemikiran individu, tetapi mampu bekerja secara tim dalam menghadapi tantangan tugas.
“Bagaimana membentuk kolaborasi kelompok hingga satuan antar kementerian,” jelasnya.
Materi Latsarmil: Dasar Militer hingga Kebersamaan
Program Komcad ASN ini mencakup materi dasar kemiliteran, seperti pengenalan senjata dan latihan menembak dalam skala terbatas.
Meski demikian, pendekatan pembelajaran tetap mengedepankan nilai kebersamaan.
Peserta akan menjalani pelatihan bersama tenaga pengajar, pelatih, hingga akademisi dalam suasana yang saling mendukung.
“Mereka saling menguatkan, saling memperhatikan, dan saling menyiapkan,” kata Gabriel.
Baca Juga: KAI Gunakan Energi Hijau B40 untuk Seluruh Lokomotif dan Genset, Siap Beralih ke B50
2.019 ASN dari 49 Kementerian dan Lembaga
Sebanyak 2.019 ASN yang mengikuti program ini berasal dari 49 kementerian dan lembaga pemerintah. Sebelumnya, mereka telah melalui seleksi administrasi dan kesehatan.
Para peserta kemudian akan menjalani tes lanjutan berupa kompetensi jasmani, psikologi, serta mental ideologi.
Mereka akan disebar ke enam lokasi pelatihan, yakni:
- Puskombelneg BPSDM Kemhan
- Rindam Jaya
- Pusdikes Puskesat
- Brigif 1 Pasmar 1
- Pusbahasa Kodiklat AU
- Wingdik 500 Atang Sanjaya
Pembukaan Latsarmil Digelar 22 April 2026
Pelatihan dasar kemiliteran dijadwalkan resmi dibuka pada 22 April 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kemhan berharap, melalui program ini, ASN tidak hanya lulus secara administratif, tetapi juga memiliki kesiapan mental, karakter kuat, serta profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Tidak hanya melihat lulus atau tidak, tetapi bagaimana proses ini membentuk kesiapan mereka,” pungkas Gabriel.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya