Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Daftar 11 Negara Terapkan WFH Imbas Perang Timur Tengah, Indonesia Ikut Ambil Langkah Hemat Energi

Mizan Ahsani • Kamis, 2 April 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi WFH
Ilustrasi WFH

Jawa Pos Radar Lawu - Sejumlah negara di dunia mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) sebagai respons terhadap dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang memicu krisis energi global.

Ketegangan antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran disebut turut memengaruhi stabilitas pasokan minyak dunia.

Langkah kerja dari rumah dinilai mampu menekan mobilitas masyarakat sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Tidak hanya negara Asia, kebijakan ini juga mulai didorong di kawasan Eropa sebagai upaya menghadapi lonjakan harga energi.

Indonesia menjadi salah satu negara yang akhirnya mengadopsi kebijakan serupa.

Pemerintah mengumumkan rencana WFH satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta sebagai bagian dari strategi efisiensi energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut berpotensi memberikan penghematan besar bagi negara.

“Keseluruhan kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan berdaya tahan,” ujar Airlangga.

Menurut perhitungan pemerintah, kebijakan WFH dapat menghemat APBN hingga Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM.

Sementara itu, potensi penghematan konsumsi BBM di masyarakat diperkirakan mencapai Rp59 triliun.

Baca Juga: Harga BBM Indonesia April 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Negara yang Justru Alami Lonjakan Harga

Daftar Negara yang Terapkan WFH Akibat Krisis Energi

Mayoritas negara yang menerapkan kebijakan WFH berada di kawasan Asia.

Hal ini berkaitan dengan dampak penutupan Selat Hormuz sejak 28 Februari 2026, jalur penting distribusi minyak dunia.

Selain kerja dari rumah, beberapa negara juga mengeluarkan kebijakan tambahan seperti transportasi umum gratis, kerja empat hari dalam sepekan, hingga penutupan sekolah untuk mengurangi penggunaan energi.

Berikut daftar negara yang menerapkan kebijakan tersebut:

1. Thailand

Thailand menjadi salah satu negara pertama yang menerapkan WFH pada 10 Maret 2026.

Kebijakan ini ditujukan bagi pegawai negeri untuk mengurangi mobilitas harian.

Pemerintah juga menginstruksikan berbagai langkah penghematan energi, seperti menaikkan suhu pendingin ruangan menjadi 27 derajat Celsius, menggunakan tangga dibanding lift, serta mendorong penggunaan pakaian kerja yang lebih ringan.

2. Vietnam

Vietnam memberikan izin kepada karyawan untuk bekerja dari rumah guna mengurangi kebutuhan perjalanan ke kantor.

Kebijakan ini diambil di tengah lonjakan harga bahan bakar yang meningkat signifikan.

3. Indonesia

Mulai 1 April 2026, pemerintah Indonesia mengimbau ASN untuk menjalankan sistem kerja WFH satu hari setiap pekan.

Kebijakan ini juga diharapkan diikuti oleh sektor swasta sebagai bagian dari program efisiensi energi nasional.

4. Negara-negara Uni Eropa

Komisi Eropa juga mendorong masyarakat untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan.

Selain itu, warga diminta mengurangi batas kecepatan kendaraan hingga 10 km/jam, melakukan carpooling, serta menerapkan teknik mengemudi hemat energi.

5. Myanmar

Pemerintah Myanmar menetapkan kebijakan WFH setiap hari Rabu bagi pejabat publik untuk menekan konsumsi energi.

6. Pakistan

Pakistan bahkan mempertimbangkan sistem kerja empat hari dalam sepekan sebagai respons terhadap krisis minyak global.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah sulit, namun diperlukan untuk melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi.

Pemerintah juga menutup sekolah dan perguruan tinggi selama dua minggu serta memindahkan kegiatan belajar ke sistem daring.

7. Filipina

Presiden Ferdinand Marcos Jr. menginstruksikan penerapan sistem kerja empat hari dalam seminggu di beberapa kantor cabang eksekutif mulai 9 Maret 2026.

8. Sri Lanka

Sri Lanka menambah hari libur setiap Rabu bagi lembaga publik, termasuk sekolah dan universitas, guna mengurangi konsumsi bahan bakar nasional.

9. Bangladesh

Pemerintah Bangladesh mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum serta membatasi pasokan bahan bakar kendaraan di tengah melonjaknya harga minyak.

10. Kamboja

Kamboja menerapkan sistem kerja pertemuan daring bagi pegawai negeri sipil, menggantikan pertemuan tatap muka untuk menghemat energi.

11. Mesir

Mesir menetapkan satu hari kerja jarak jauh bagi sektor publik. Selain itu, pemerintah mendorong penggunaan transportasi umum dan membatasi jam operasional pusat pemerintahan.

Bahkan toko-toko di negara tersebut diminta tutup lebih awal untuk mengurangi konsumsi listrik.

Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur UTBK SNBT Dibuka hingga 7 April, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerimanya

Krisis Energi Global Dorong Adaptasi Sistem Kerja

Kebijakan WFH yang diterapkan berbagai negara menunjukkan bagaimana pemerintah di seluruh dunia mulai beradaptasi dengan krisis energi global.

Selain kerja jarak jauh, beberapa negara seperti Jepang dan Korea Selatan juga mempertimbangkan pembatasan penjualan produk minyak bumi serta kemungkinan penggunaan cadangan minyak nasional.

Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan energi di tengah ketidakpastian geopolitik global yang terus berkembang.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#krisis energi global #perang timur tengah #kebijakan negara #pemerintah #wfh