Jawa Pos Radar Lawu - Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi mulai terjadi pada 24 Maret 2026 dan kembali meningkat pada akhir pekan, yakni 28–29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional di sejumlah ruas tol utama.
Kebijakan ini dilakukan guna mengurai kepadatan kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan setelah masa libur Lebaran.
Selain sistem satu arah, pemerintah juga menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas tambahan serta diskon tarif tol untuk membantu kelancaran perjalanan para pemudik.
Jadwal Sistem One Way Arus Balik Lebaran 2026
Sistem one way arus balik Lebaran 2026 diberlakukan mulai 23 Maret hingga 29 Maret 2026.
Penerapan sistem ini bersifat situasional dan dapat berubah tergantung kondisi lalu lintas di lapangan.
Rekayasa lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, dengan pemantauan langsung dari petugas di lapangan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan menuju Jakarta.
Baca Juga: Bus Langgar Rambu di Simpang Lima Madiun, Polisi Terlindas hingga Patah Kaki
Titik Penerapan One Way Arus Balik
Sistem satu arah diterapkan di ruas tol utama yang menjadi jalur arus balik dari Jawa Tengah menuju Jakarta.
Berikut titik-titik penerapannya:
- KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung (Semarang) hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (Karawang)
- Ruas tambahan dari KM 459 Salatiga hingga KM 420 Banyumanik
Pengendara yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas, karena skema pengaturan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi di lapangan.
Rekayasa Lalu Lintas Tambahan: Contraflow dan Ganjil Genap
Selain sistem one way, pemerintah juga menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas tambahan untuk memperlancar arus kendaraan, antara lain:
- Contraflow di Tol Jakarta–Cikampek dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta
- Sistem ganjil-genap dari KM 414 Semarang-Batang hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek
- Penerapan ganjil-genap juga berlaku di Tol Tangerang–Merak KM 98 hingga KM 31
Selain itu, jalur fungsional Japek II Selatan sepanjang sekitar 53 kilometer juga dibuka untuk kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta. Jalur ini diharapkan mampu mengurangi beban kendaraan di titik krusial seperti Simpang Cikampek.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Driver Wajib Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Pastikan Perjalanan Aman dan Lancar
Diskon Tarif Tol 30 Persen untuk Arus Balik
Untuk mendistribusikan arus kendaraan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen selama periode arus balik Lebaran.
Potongan tarif ini berlaku pada:
- 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Diskon hanya berlaku untuk perjalanan satu arah arus balik dengan transaksi uang elektronik dan perjalanan dilakukan secara terus menerus.
Rincian Diskon Tol Trans Jawa
Dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju Cikampek Utama, tarif setelah diskon menjadi:
- Golongan I: Rp467.500 → Rp304.150
- Golongan II & III: Rp720.000 → Rp469.700
- Golongan IV & V: Rp949.500 → Rp618.450
Diskon Tol Cipularang–Padaleunyi
Beberapa rute yang mendapat potongan tarif antara lain:
GT Cisumdawu Utama – GT Kalihurip Utama
- Golongan I: Rp161.000 → Rp120.800
- Golongan II & III: Rp252.000 → Rp188.900
- Golongan IV & V: Rp346.000 → Rp258.400
GT Cisumdawu Utama – GT Sadang
- Golongan I: Rp126.000 → Rp111.750
- Golongan II & III: Rp198.500 → Rp174.350
- Golongan IV & V: Rp272.500 → Rp238.000
Diskon Tol Trans Sumatra
Diskon juga berlaku di sejumlah ruas Tol Trans Sumatra, antara lain:
GT Sinaksak/Simpang Panei – GT Pangkalan Brandan
- Golongan I: Rp221.000 → Rp187.600
- Golongan II & III: Rp333.500 → Rp282.200
- Golongan IV & V: Rp446.500 → Rp377.650
GT Kisaran – GT Pangkalan Brandan
- Golongan I: Rp263.500 → Rp224.200
- Golongan II: Rp396.500 → Rp337.500
- Golongan IV & V: Rp530.000 → Rp451.000
Rest Area Diberlakukan Sistem Buka Tutup
Lonjakan kendaraan selama arus balik menyebabkan sejumlah rest area mengalami kepadatan tinggi. Oleh karena itu, operator jalan tol menerapkan sistem buka-tutup di beberapa lokasi, seperti:
- Rest Area KM 487 dan KM 456 di Tol Semarang–Solo
- Rest Area KM 62 Dawuan dan KM 52 Karawang Timur di Tol Cikampek
Pemudik disarankan memastikan bahan bakar kendaraan cukup serta mempertimbangkan rest area alternatif agar tidak terjebak antrean panjang.Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Siagakan BBM dan Layanan Tambahan untuk Mudik Lebaran 2026, Pasokan Dipastikan Aman
Imbauan Pemerintah Hindari Puncak Arus Balik
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik, yaitu 24 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Sebagai alternatif, pemerintah mendorong pemudik melakukan perjalanan pada 26–27 Maret 2026 yang sekaligus bertepatan dengan program diskon tarif tol 30 persen.
Selain itu, pemudik juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung melalui CCTV di situs resmi Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR sebelum memulai perjalanan agar dapat memilih waktu perjalanan yang lebih aman dan lancar.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani