Jawa Pos Radar Lawu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Kamis, 26 Maret 2026 masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Siklon Tropis Narelle yang terpantau di wilayah sekitar Australia dan memberikan dampak tidak langsung terhadap dinamika atmosfer di Indonesia.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di sejumlah wilayah seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Papua yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Siklon Tropis Narelle Diprediksi Terus Menguat
BMKG memantau keberadaan Siklon Tropis Narelle di Samudra Hindia barat laut Australia dengan kecepatan angin maksimum mencapai sekitar 45 knot.
Sistem cuaca ini diperkirakan akan terus menguat dan berpotensi mencapai kategori 4 dalam 48 jam ke depan.
Dampak tidak langsung dari siklon ini memicu terbentuknya low level jet, yakni peningkatan kecepatan angin di lapisan bawah atmosfer. Fenomena ini terdeteksi di wilayah Samudra Hindia selatan Pulau Lombok hingga selatan Pulau Sabu.
Kondisi tersebut meningkatkan suplai uap air ke atmosfer yang kemudian memicu pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di kawasan tengah dan timur.
Baca Juga: Potensi Cuaca Madiun Raya 2026 Didominasi Hujan & Dampaknya Pada Arus Mudik di Madiun Raya
Faktor Atmosfer Lain Memicu Cuaca Dinamis
Selain pengaruh siklon tropis, BMKG juga memantau adanya daerah tekanan rendah di Papua Selatan dan Samudra Pasifik utara Papua. Sistem ini turut memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian timur.
Sementara itu, sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Aceh juga terpantau aktif dan berkontribusi meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian barat.
Kombinasi berbagai fenomena atmosfer tersebut membuat kondisi cuaca di Indonesia menjadi lebih dinamis dan meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah daerah.
Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah berikut:
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Bali
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Papua
- Papua Pegunungan
Curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, serta tanah longsor, terutama di wilayah rawan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Kamis, 26 Maret 2026: Gemini Dapat Kabar Baik, Capricorn Hadapi Tantangan
Prakiraan Cuaca di Kota-Kota Besar Indonesia
BMKG juga merilis prakiraan cuaca untuk sejumlah kota besar di Indonesia dengan variasi kondisi sebagai berikut:
Hujan Sedang
- Bandung
- Tanjung Selor
- Nabire
Hujan Ringan
- Pekanbaru
- Jambi
- Bengkulu
- Bandar Lampung
- Sebagian besar wilayah Pulau Jawa
- Palangka Raya
- Denpasar
- Kupang
- Palu
- Mamuju
- Kendari
- Makassar
- Ambon
- Sebagian besar wilayah Papua
Berawan hingga Berawan Tebal
- Banda Aceh
- Medan
- Tanjung Pinang
- Padang
- Pangkalpinang
- Palembang
- Pontianak
- Samarinda
- Banjarmasin
- Manado
- Gorontalo
- Mataram
Udara Kabur
- Ternate
Imbauan BMKG kepada Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca melalui situs resmi BMKG, aplikasi Info BMKG, maupun media sosial @infobmkg guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca yang dinamis.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani