Jawa Pos Radar Lawu - Penemuan benda purbakala yang diduga merupakan situs megalitikum menghebohkan warga di kawasan Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Batu berukuran besar dengan pahatan menyerupai wajah manusia itu ditemukan di tengah aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).
Temuan tersebut pertama kali diungkap oleh seorang warga Desa Dongi-Dongi yang merekam lokasi penemuan melalui sebuah video.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, ia menunjukkan batu besar dengan bentuk yang tidak biasa, yang dinilai memiliki kemiripan dengan artefak megalitikum di Lembah Napu.
“Salam budaya. Saya sekarang berada di area tambang Dongi-Dongi. Ini daerah perendaman ini. Jadi saya ada temukan sangat unik. Ini ada gambar wajah manusia di batu ini. Seperti yang di Napu,” kata warga tersebut dalam video yang diterima di Palu, Kamis (5/3).
Video tersebut juga diunggah melalui akun Facebook Antun Lawani Mosiang dan dengan cepat menarik perhatian publik. Dalam rekaman itu terlihat sebuah batu besar dengan pahatan menyerupai wajah manusia, yang mengingatkan pada artefak megalitikum khas Sulawesi Tengah seperti kalamba yang banyak ditemukan di kawasan Lembah Napu dan sekitarnya.
Penemuan ini memunculkan kekhawatiran serius karena lokasinya berada di area yang kini menjadi lokasi aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI). Bahkan di sekitar lokasi terlihat area perendaman material tanah yang diduga akan diproses untuk mengambil kandungan emasnya.
“Ini ada beberapa biji temuan ini hari yang baru. Ini kalau bisa diadakan bagaimana ya, penyelamatan atau bagaimana bahasanya. Karena ini calon mau digali semua ini, mau digali ekskavator ini,” katanya.
Menurut warga tersebut, lokasi penemuan saat ini berada di kawasan yang telah dikuasai oleh pihak perusahaan. Hal itu membuat kemungkinan penyelamatan situs menjadi semakin mendesak jika tidak segera mendapat perhatian dari pihak berwenang.
“Ini daerah perusahaan. Ini kalau tidak diselamatkan ini bisa tak gali semua ini. Karena ini sudah dipegang perusahaan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa batu yang ditemukan memiliki ukuran cukup besar dengan ciri yang sangat khas, sehingga patut diduga sebagai bagian dari peninggalan megalitikum yang tersebar di kawasan Lore.
“Diameternya ini cukup besar ini. Jadi salah satu temuan yang ada bergambar wajah di daerah kita. Ini sangat unik,” katanya.
Dongi-Dongi selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi pertambangan emas tanpa izin di kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Meski pemerintah pernah menutup aktivitas tambang liar tersebut secara permanen pada Desember 2021, praktik penambangan dilaporkan kerap kembali terjadi.
Aktivitas tersebut umumnya dilakukan oleh penambang dari berbagai daerah yang datang untuk mencari emas. Selain mengancam kelestarian ekosistem hutan konservasi, kegiatan tambang ilegal kini juga dikhawatirkan berpotensi merusak warisan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi di wilayah Sulawesi Tengah.
Temuan batu bergambar wajah manusia di tengah area tambang ini pun memicu seruan agar pemerintah, arkeolog, dan pihak berwenang segera turun tangan untuk meneliti sekaligus menyelamatkan situs yang diduga merupakan peninggalan megalitikum tersebut sebelum terlambat. (fin)
Editor : AA Arsyadani