Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mahfud MD Soroti Dewan Perdamaian Buatan Trump Usai Perang Israel Vs Iran, Ingatkan Politik Bebas-Aktif RI

Nur Wachid • Rabu, 4 Maret 2026 | 16:40 WIB

 

Mahfud MD menyinggung sikap politik luar negeri Indonesia di tengah konflik Israel dan Iran.
Mahfud MD menyinggung sikap politik luar negeri Indonesia di tengah konflik Israel dan Iran.

Jawa Pos Radar Lawu – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti keberadaan Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di tengah memanasnya konflik Israel dan Iran.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan memicu serangan balasan dari Iran.

Hingga Rabu, 4 Maret 2026, rudal Iran dilaporkan menghantam wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Konflik bahkan dilaporkan meluas dengan penutupan Selat Hormuz dan serangan terhadap sejumlah fasilitas di negara-negara Arab.

Mahfud Ingatkan Politik Bebas-Aktif

Dalam siniar di kanal YouTube Mahfud MD Official, Mahfud menegaskan bahwa sejak awal kemerdekaan, Indonesia telah memiliki prinsip politik luar negeri yang jelas.

“Sejak awal kemerdekaan itu sikap politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif,” kata Mahfud pada Rabu, 4 Maret 2026.

Menurutnya, prinsip tersebut berarti Indonesia tidak terikat pada kekuatan mana pun, tetapi tetap aktif dalam mendorong terciptanya perdamaian dunia.

“Artinya bebas, tidak terikat pada satu kekuatan manapun, tetapi aktif untuk membangun perdamaian dunia,” jelasnya.

Baca Juga: Viral Pidato Terakhir Ali Khamenei sebelum Dilaporkan Gugur, Soroti AS dan Konflik 47 Tahun

Singgung Dukungan Sejarah terhadap Palestina

Mahfud juga mengingatkan bahwa Presiden pertama RI, Soekarno, sejak awal mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Ia menilai dukungan tersebut berkaitan dengan sejarah dukungan negara-negara Timur Tengah terhadap kemerdekaan Indonesia.

“Bung Karno itu mendukung Palestina, karena kemerdekaan Indonesia di awal-awalnya juga didukung Mesir, Liga Arab, Palestina dan sebagainya,” ujarnya.

Board of Peace Dinilai Perlu Dipertimbangkan

Mahfud menilai pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan kembali keterlibatan dalam Board of Peace yang digagas oleh Trump.

Menurutnya, sejumlah pihak menilai keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut berpotensi membawa lebih banyak dampak negatif.

“Perlu dipertimbangkan, karena banyak orang melihat itu lebih banyak mudaratnya,” kata Mahfud.

Ia menekankan bahwa Indonesia harus bersikap rasional dalam menentukan arah kebijakan luar negeri, terutama di tengah konflik global yang semakin kompleks.

Indonesia Diminta Tetap Dorong Perdamaian

Mahfud menegaskan bahwa Indonesia harus tetap berpegang pada dasar perjuangan bangsa, yakni mendukung kebebasan semua bangsa serta menjaga perdamaian dunia.

“Saya kira secara rasional harus kembali ke dasar-dasar perjuangan kita untuk mendukung kebebasan semua bangsa,” tuturnya.

“Dalam situasi seperti ini, Indonesia harus berada di posisi yang ingin menyelamatkan perdamaian,” tandasnya.***

Editor : Nur Wachid
#Politik Luar Negeri Indonesia #Israel #mahfud md #iran