Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Google Maps Hadirkan Fitur Canggih untuk Mudik Lebaran 2026, Bisa Cek Tarif Tol dan Hindari Macet

Mizan Ahsani • Rabu, 4 Maret 2026 | 15:52 WIB

Photo
Photo

Jawa Pos Radar Lawu - Persiapan mudik Lebaran 2026 diprediksi akan semakin mudah dengan hadirnya fitur baru di aplikasi Google Maps.

Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Google Indonesia, Korlantas Polri, dan PT Jasa Marga untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik secara lebih aman dan efisien.

Kerja sama tersebut diumumkan dalam acara informasi arus mudik 2026 yang digelar di kantor Google Indonesia, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Melalui kolaborasi ini, sejumlah fitur tambahan akan dihadirkan untuk memudahkan pemudik menentukan rute perjalanan terbaik.

Strategic Partner Development Manager Geo Google Indonesia, Ricard Darsono, menjelaskan bahwa pengguna nantinya bisa memanfaatkan berbagai opsi navigasi yang lebih lengkap.

“Contohnya seperti visualisasi rute yang memberikan beberapa pilihan jalur. Pengguna juga bisa memilih untuk menghindari jalan tol, melihat perkiraan harga tol, hingga mengunduh peta untuk digunakan secara offline,” ujarnya.

Selain itu, Google Maps juga akan menampilkan informasi jadwal transportasi umum, termasuk kereta api, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak alternatif perjalanan saat mudik.

Baca Juga: Tips Mudik dan Liburan Lebaran 2026 agar Hemat, Aman, dan Berkesan Bersama Keluarga

Informasi Rest Area dan Pos Polisi

Melalui kolaborasi dengan Korlantas dan Jasa Marga, Google Maps juga akan menampilkan berbagai informasi penting bagi pemudik.

Data tersebut meliputi lokasi rest area, pos polisi, masjid, serta berbagai titik penting atau point of interest (POI) di sepanjang jalur mudik.

Ricard menyebutkan bahwa fitur ini diperkirakan sudah dapat digunakan masyarakat sekitar satu bulan setelah pengumuman.

“Sebulan lagi sudah bisa dipergunakan untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik,” tambahnya.

Rekayasa Lalu Lintas Akan Diinformasikan ke Masyarakat

Perwakilan Korlantas Polri, Renaldi Oktavian, mengatakan pihaknya akan berkontribusi dalam memberikan informasi terkait rekayasa lalu lintas selama periode mudik.

Menurutnya, penyampaian informasi ini penting agar masyarakat memiliki gambaran mengenai jalur yang akan dilalui, termasuk alternatif rute jika terjadi kepadatan kendaraan.

“Manajemen rekayasa lalu lintas perlu disampaikan kepada masyarakat supaya mereka memiliki acuan dan pilihan dalam merencanakan perjalanan mudik,” jelasnya.

Baca Juga: Jangan Sampai Menyesal! Ini Hal Krusial yang Harus Kamu Cek Sebelum Arus Balik Mudik

Data Lalu Lintas dari Ribuan CCTV

Sementara itu, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menjelaskan bahwa pihaknya juga menyiapkan berbagai data lalu lintas yang terintegrasi dengan Google Maps.

Informasi tersebut diperoleh dari lebih dari 3.500 kamera CCTV yang tersebar di jaringan jalan tol di Indonesia.

Data ini juga terhubung dengan aplikasi Travoy milik Jasa Marga.

Melalui integrasi tersebut, pemudik dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time, mengetahui kepadatan kendaraan, hingga mendapatkan rekomendasi rute alternatif saat terjadi kemacetan.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik maupun arus balik dengan lebih baik,” ujar Lisye.

Dengan dukungan teknologi navigasi, data lalu lintas real-time, serta informasi fasilitas di sepanjang jalan tol, fitur baru Google Maps diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan lebih nyaman dan lancar.(*)

*Nizaria, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#lebaran #mudik #ramadha #google maps #jalur mudik #fitur canggih