Jawa Pos Radar Lawu - Wali Kota Madiun Maidi memastikan kesiapan fasilitas umum jelang Lebaran dalam kondisi aman dan optimal.
Pengecekan dilakukan di sejumlah titik strategi mulai dari terminal, stasiun, rumah sakit hingga stabilitas bahan pokok.
Langkah ini dilakukan Pemerintah Kota Madiun untuk mengantisipasi pemuatan pemudik yang diprediksi mencapai puncaknya pada pekan terakhir Ramadhan 2025.
Cek Kesiapan Transportasi di Terminal dan Stasiun Madiun
Salah satu fokus utama adalah kesiapan transportasi umum. Maidi meninjau langsung aktivitas di Terminal Purboyo dan Stasiun Madiun .
Menurutnya, seluruh sarana dan prasarana transportasi dalam kondisi baik dan siap melayani peningkatan jumlah penumpang.
“Menjelang Lebaran kita cek semua fasilitas. Pada prinsipnya semuanya baik. Mulai dari stasiun besar, terminal, dan rumah sakit,” ujar Maidi.
Selain infrastruktur, ia juga memastikan kesiapan petugas di lapangan, termasuk standar pelayanan kepada masyarakat.
Evaluasi akan terus dilakukan apabila terdapat masukan dari masyarakat.
Baca Juga: Panduan Cek Kemacetan Mudik Lebaran 2025 Lewat Ponsel
RSUD Kota Madiun Siaga Selama Libur Idul Fitri
Tak hanya sektor transportasi, Maidi juga meninjau kesiapan layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun .
Ia memastikan fasilitas medis, tenaga kesehatan, hingga ketersediaan obat-obatan dalam kondisi optimal selama masa libur Lebaran.
Salah satu perhatian khusus adalah layanan ambulans yang dipastikan tetap beroperasi 24 jam tanpa pungutan biaya untuk kondisi darurat.
“Ketersediaan ambulans, obat-obatan, serta tenaga medis harus siap. Pelayanan kesehatan tidak boleh terganggu selama libur Lebaran,” tegasnya.
Kebutuhan Pokok Aman, Warung Tekan Inflasi Buka 24 Jam
Di sektor ekonomi, Pemkot Madiun juga menjamin stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok).
Maidi meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan isu kenaikan harga menjelang Idul Fitri.
Menurutnya, kebutuhan pokok disiapkan selama 24 jam, termasuk melalui program Warung Tekan Inflasi (Wartek) yang tersebar di tujuh titik di Kota Madiun.
“Semua kebutuhan pokok kami siapkan 24 jam. Wartek buka terus. Jangan khawatir adanya penyajian harga kebutuhan pokok,” ungkapnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.
Baca Juga: Mudik atau Berlibur Lebaran di Pacitan? Aneka Kue Berbahan Gaplek Ini Patut Jadi Oleh-Oleh
Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas Lingkungan
Maidi juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan dan menjaga lingkungan selama arus mudik dan libur Lebaran.
Menurutnya, kondusivitas wilayah bukan hanya tanggung jawab aparatur, namun merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemkot berharap pemudik yang singgah maupun warga yang merayakan Idul Fitri di Kota Pendekar dapat merasakan suasana yang aman dan nyaman.
“Kami berharap para pemudik yang singgah di Kota Madiun dapat menikmati fasilitas dengan aman, nyaman, dan pulang bahagia,” tandas Maidi. (*)
*Nizaria, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani