Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Bukan Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Siap Jalani Peradilan Adat di Toraja Imbas Materi Stand Up

AA Arsyadani • Senin, 9 Februari 2026 | 12:25 WIB
Komika Pandji Pragiwaksono tiba di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2). Dia datang bersama pengacaranya, Haris Azhar.
Komika Pandji Pragiwaksono tiba di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2). Dia datang bersama pengacaranya, Haris Azhar.

Jawa Pos Radar Lawu - Komika Pandji Pragiwaksono dipastikan akan menjalani peradilan adat di Tanah Toraja pada Selasa (10/2).

Proses tersebut merupakan tindak lanjut atas materi pertunjukan stand up comedy bertajuk Mesakke Bangsaku yang dibawakan Pandji pada 2013 silam dan dinilai menyinggung adat serta budaya masyarakat Toraja.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Sekretaris Jenderal AMAN, Rukka Sombolinggi, menyebut peradilan adat menjadi mekanisme penyelesaian yang disepakati bersama para pemangku adat Toraja.

”Pandji Pragiwaksono dijadwalkan hadir dan mengikuti proses peradilan adat di Toraja pada 10 Februari 2026,” ungkap Rukka, Senin (9/2).

Peradilan Adat Demi Pemulihan, Bukan Penghukuman

Rukka menjelaskan, agenda peradilan adat ini sejatinya sudah direncanakan sejak Desember tahun lalu, namun sempat tertunda. Setelah berkoordinasi dengan Pandji, AMAN memastikan proses tersebut akhirnya dapat dilaksanakan.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan konsolidasi dengan perwakilan 32 wilayah adat Toraja guna menghimpun pandangan dan masukan dari para pemangku adat.

Hasil konsolidasi menunjukkan adanya kesepahaman bahwa penyelesaian persoalan ini perlu ditempuh melalui mekanisme hukum adat yang menitikberatkan pada pemulihan relasi sosial, bukan semata-mata penghukuman.

”Disepakati bahwa proses peradilan adat yang akan dijalankan untuk memutuskan bentuk hukum adat yang tepat,” jelas Rukka.

Ia menegaskan bahwa peradilan adat tersebut bukan dimaksudkan sebagai bentuk sanksi pidana, melainkan bagian dari tradisi hukum adat yang bertujuan menjaga martabat, keseimbangan sosial, dan harmoni masyarakat Toraja.

Proses Hukum Tetap Berjalan di Bareskrim

Di sisi lain, Rukka mengungkapkan bahwa kasus tersebut juga telah dilaporkan ke Bareskrim Polri dan saat ini sudah naik ke tahap penyidikan. Pandji sendiri telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Senin (2/2) pekan lalu.

Pandji membenarkan bahwa dirinya dipanggil penyidik terkait materi stand up comedy yang ia bawakan pada 2013.

”Bukan, bukan Mens Rea. Ini untuk pertunjukkan lain lagi yang sudah lama. Pertunjukannya tahun 2013, kemudian dipermasalahkan sekarang,” kata Pandji kepada awak media.

Salah satu pendiri Stand Up Comedy Indonesia itu mengakui bahwa dalam pertunjukan tersebut memang terdapat materi yang menyinggung adat dan budaya masyarakat Toraja. Ia juga menegaskan bahwa permintaan maaf telah disampaikan secara terbuka jauh sebelumnya.

”Sebenarnya permintaan maaf sudah pernah dilakukan dan sudah ada, bisa dilihat publik juga. Tapi, mungkin ini meneruskan laporan saja kali ya. Saya ikuti prosesnya saja,” ucapnya.

Dalam pemeriksaan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, Pandji menjawab sekitar 48 pertanyaan yang seluruhnya berkaitan dengan materi stand up comedy tersebut.

Dialog dengan Masyarakat Toraja Sudah Berjalan

Selain menjalani proses hukum, Pandji juga mengungkapkan bahwa dirinya telah membuka ruang dialog dengan perwakilan masyarakat Toraja. Menurutnya, pembicaraan awal tersebut menunjukkan adanya niat baik dari kedua belah pihak untuk bertemu secara langsung.

”Yang pasti dialog sama perwakilan masyarakat sudah terjadi dan ada niat baik untuk melakukan pertemuan. Pembicaraan sudah berlanjut. Nanti kita lihat saja seperti apa, lagi nunggu kesempatan,” imbuh Pandji.

Peradilan adat yang akan dijalani Pandji ini dinilai menjadi contoh penyelesaian konflik budaya yang mengedepankan nilai kearifan lokal, dialog, serta pemulihan relasi antara individu dan komunitas adat. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#stand up comedy #Peradilan Adat #pandji pragiwaksono #mens rea