Jawa Pos Radar Lawu - Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami insiden tragis yang menewaskan tiga orang yang diduga akibat keracunan makanan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat pagi.
Petugas kepolisian hingga kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi terhadap para korban guna memastikan penyebab pasti kematian.
“Kami masih lakukan olah tempat kejadian dan identifikasi jasad korban,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Jumat (2/1).
Dua Perempuan dan Seorang Anak Ditemukan Meninggal
Dalam peristiwa tersebut, tiga korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan. Mereka terdiri dari dua perempuan dan satu anak laki-laki.
Korban meninggal dunia masing-masing berinisial:
- AAB (13), anak laki-laki
- SS (50), perempuan
- AAL (27), perempuan
Sementara itu, satu korban lainnya berhasil selamat dan langsung dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Korban selamat diketahui berinisial ASJ (22), seorang pria.
Saksi Terakhir Bertemu Korban Malam Sebelumnya
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, salah satu saksi mengaku masih sempat berpapasan dengan korban AAL pada Kamis (1/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, kondisi korban terlihat normal.
Saksi lain yang baru tiba di rumah kontrakan pada Jumat pagi mengaku mendengar suara minta tolong dari dalam rumah.
Saksi kedua itu kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melihat korban tergeletak di lantai setelah keluar dari kamar mandi.
Ketika ditanya mengenai kejadian tersebut, korban ASJ mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi karena saat itu dirinya sedang berada di kamar mandi.
Melihat kondisi yang mengkhawatirkan, saksi langsung menghubungi Ketua RT setempat untuk meminta bantuan sebelum akhirnya petugas dan tenaga medis datang ke lokasi.
Polisi Dalami Dugaan Keracunan
Hingga kini, polisi masih menyelidiki dugaan keracunan makanan sebagai penyebab insiden tersebut. Proses penyelidikan meliputi pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan lokasi, serta menunggu hasil identifikasi medis.
Pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan resmi dan meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (fin)
Editor : AA Arsyadani