Jawa Pos Radar Lawu - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah kendaraan roda empat dengan kereta api di wilayah Jakarta Utara (Jakut).
Insiden tersebut terjadi pada Jumat (2/1) dini hari dan sempat menggegerkan pengguna jalan di kawasan Mangga Dua.
“Kejadiannya terjadi pada Jumat (2/1) sekitar pukul 02.35 WIB di Jalan Gunung Sahari arah utara, tepatnya di Perlintasan Rel Kereta Mangga Dua Square, Wilayah Pademangan, Jakarta Utara,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (2/1).
AKBP Ojo menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil bernomor polisi B 1794 JVH yang dikemudikan pria berinisial JC melaju melawan arus sebelum akhirnya terserempet kereta api.
Aksi nekat tersebut diduga dilakukan karena pengemudi tengah berusaha melarikan diri.
“Diketahui, kendaraan tersebut melawan arus karena dikejar oleh pengguna jalan akibat kendaraan tersebut mengalami kecelakaan terlebih dahulu dengan tiga unit kendaraan sepeda motor dan pejalan kaki di wilayah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat,” ujar Ojo.
Setelah terlibat kecelakaan awal di Jakarta Barat, pengemudi mobil tersebut disebut kabur dari lokasi kejadian.
Sejumlah pengguna jalan kemudian melakukan pengejaran, hingga akhirnya kendaraan itu melaju berlawanan arah dan terserempet kereta api di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara.
“Akibat kecelakaan tersebut, tidak ada korban luka ataupun jiwa, hanya kendaraan roda empat mengalami kerusakan,” ungkap Ojo.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, aparat kepolisian masih mendalami penyebab insiden tersebut, termasuk kondisi pengemudi saat kejadian.
Polisi saat ini tengah melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.
“Belum diketahui, masih menunggu hasil tes urine,” ucap Ojo.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan tindakan berbahaya seperti melawan arus, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (fin)
Editor : AA Arsyadani