Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Profil Helmud Hontong Wakil Bupati Sangihe yang Suarakan Tolak Tambang Emas Tutup Usia Mendadak di Pesawat, Ternyata Ini Penyebabnya!

Winarsih • Kamis, 18 Desember 2025 | 20:00 WIB
Profil Helmud Hontong Wakil Bupati Sangihe
Profil Helmud Hontong Wakil Bupati Sangihe

Jawa Pos Radar Lawu – Helmud Hontong, yang lahir di Mahengetang, Sulawesi Utara pada 9 November 1962, menjabat sebagai Wakil Bupati Kepulauan Sangihe pada periode 2017–2022.

Politikus Partai Golkar itu mendampingi Bupati Jabes Ezar Gaghana.

Selama menjabat, ia dikenal aktif turun ke masyarakat dan sering menyuarakan isu-isu perlindungan lingkungan serta kepentingan warga di wilayah kepulauan perbatasan Indonesia dengan Filipina tersebut.

Nahas, nasibnya meninggal dunia secara mendadak saat berada dalam penerbangan rute Denpasar Makassar pada 9 Juni 2021. 

Kabar wafatnya Helmud mengejutkan publik dan memicu perhatian luas, terutama karena ia kerap dikaitkan dengan sikap penolakan terhadap rencana tambang emas di wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Dalam berbagai pemberitaan, Helmud dikabarkan pernah menyampaikan surat kepada pemerintah pusat, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang berisi permintaan peninjauan kembali izin tambang emas di wilayah Sangihe.

Sikap tersebut membuatnya dijuluki sebagian kalangan sebagai pejuang penolak tambang emas, meski upaya itu disebut dilakukan atas inisiatif pribadi.

Meninggal dalam penerbangan rute Denpasar-Makassar

Peristiwa meninggalnya Helmud terjadi saat ia melakukan perjalanan udara dari Denpasar menuju Makassar pada 9 Juni 2021. 

Di dalam pesawat, ia dilaporkan mengalami kondisi tidak sehat hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Setibanya di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Helmud dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Kematian Helmud sempat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mengingat posisinya yang vokal dalam isu tambang emas.

Sejumlah kelompok masyarakat sipil dan pemerhati lingkungan bahkan mendorong adanya pengusutan menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian tersebut.

Namun, hasil pemeriksaan medis dan autopsi yang dilakukan aparat kepolisian menyimpulkan tidak ditemukan unsur kekerasan maupun racun dalam tubuh Helmud Hontong. 

Ia dinyatakan meninggal dunia akibat faktor medis atau penyakit yang dideritanya, bukan karena tindak kriminal. (win) 

Editor : Riana M.
#meninggal dunia #Wakil Bupati Kepulauan Sangihe #helmud hontong #profil