Jawa Pos Radar Lawu - Akses Jalan Terputus Akibat Longsor di Takengon dilaporkan terjadi di sejumlah titik dan mengganggu mobilitas warga.
Peristiwa longsor ini membuat sebagian jalur tidak dapat dilalui dengan aman dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Kondisi tersebut mendorong Warga Soroti Kerusakan Hutan di kawasan sekitar yang dinilai memperparah bencana.
Kerusakan lingkungan itu kini menjadi perhatian karena berdampak langsung pada infrastruktur dan keselamatan masyarakat.
Akses jalan di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat longsor yang menyebabkan jalur transportasi terputus di sejumlah titik.
Kondisi ini membuat kendaraan tidak dapat melintas dengan aman dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di kawasan dengan jurang di sisi jalan.
Informasi yang dihimpun menunjukkan, longsor terjadi di beberapa bagian ruas jalan yang berada di wilayah berbukit.
Kerusakan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan terpisah-pisah, sehingga akses menuju wilayah tertentu menjadi sangat terbatas.
Kondisi tersebut mempersulit mobilitas warga dan menghambat aktivitas harian, termasuk perjalanan pulang maupun distribusi logistik.
Selain faktor alam, kondisi lingkungan di sekitar lokasi turut menjadi sorotan.
Kawasan hutan di sekitar jalan tersebut dilaporkan mengalami penggundulan, sehingga daya dukung tanah menurun dan lebih mudah mengalami longsor.
Minimnya vegetasi membuat tanah tidak mampu menahan erosi, terutama saat terjadi hujan.
Kerusakan jalan yang berdekatan dengan jurang juga menimbulkan kekhawatiran keselamatan.
Warga menilai, melintasi jalur tersebut sangat berisiko karena sebagian badan jalan sudah amblas dan rawan runtuh susulan.
Akibatnya, sejumlah pengguna jalan memilih berhenti atau mencari jalur alternatif.
Kondisi ini menambah daftar persoalan infrastruktur di wilayah nonperkotaan yang dinilai kurang mendapat perhatian.
Warga berharap adanya penanganan segera, baik berupa perbaikan darurat akses jalan maupun evaluasi pengelolaan kawasan hutan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait langkah penanganan longsor dan perbaikan jalan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan mengingat akses jalan tersebut merupakan jalur penting bagi aktivitas warga. (ghiska-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid