Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Seorang Pendaki Remaja Meninggal Dunia di Gunung Rinjani setelah Terjatuh di Jalur Aik Berik, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

AA Arsyadani • Kamis, 11 Desember 2025 | 15:07 WIB
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban yang jatuh di Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara di Lombok Tengah, Kamis (11/12/2025).
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban yang jatuh di Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara di Lombok Tengah, Kamis (11/12/2025).

Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah tragedi terjadi di jalur pendakian Aik Berik, Gunung Rinjani, Lombok.

Seorang pendaki remaja berusia 17 tahun ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke jurang, memicu operasi penyelamatan besar-besaran oleh Tim SAR gabungan.

Evakuasi berlangsung dramatis hingga malam hari karena kondisi medan yang ekstrem dan jarak pandang minim.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki berusia 17 tahun yang meninggal dunia setelah terjatuh di jalur Aik Berik, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Operasi penyelamatan berlangsung hingga Rabu malam sekitar pukul 22.48 WITA.

Korban bernama Ilmi Cahyadi, remaja asal Dusun Lingkok Kudung, Desa Seteling, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.

Setelah berhasil diturunkan, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga, kata Koordinator Lapangan Tim Rescue SAR Mataram, I Gde Eka Suarjana, Kamis (11/12).

Menurut Suarjana, laporan pertama diterima Rabu pagi dari pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengenai adanya pendaki yang terjatuh saat melakukan pendakian.

Korban mendaki bersama rombongan pada Minggu (7/12) pukul 06.00 WITA melalui jalur Seteling. Ketika tiba di Gunung Kondo pada Senin (8/12) sekitar pukul 09.00 WITA, rekannya melihat korban jatuh ke jurang.

Sebelum tim resmi diberangkatkan, keluarga dan warga setempat sempat melakukan upaya evakuasi mandiri, tambah Suarjana.

Operasi evakuasi dikerahkan dengan melibatkan personel SAR yang dibekali peralatan mountaineering, drone thermal, alat komunikasi, perlengkapan medis, serta peralatan pendukung lainnya.

Proses penyelamatan juga melibatkan unsur TNI, Polri, TNGR, Unit SAR Lombok Timur, polisi hutan, keluarga, dan warga setempat.

Pada pukul 13.30 WITA, tim menerima kabar bahwa korban sudah dapat diturunkan dari lokasi jatuhnya.

Evakuasi pun dilakukan secara estafet untuk menyesuaikan kondisi medan.

Medan terjal dan jarak pandang terbatas membuat proses evakuasi berlangsung sulit.

Namun setelah upaya panjang, korban akhirnya berhasil dibawa ke pintu masuk jalur pendakian Aik Berik pada Rabu malam.

Suarjana menegaskan pentingnya kewaspadaan selama pendakian.

Ia mengimbau seluruh pendaki untuk berhati-hati agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#gunung rinjani #pendaki meninggal dunia #jalur pendakian Aik Berik #pendaki tewas #lombok NTB