Jawa Pos Radar Lawu - Aksi kemanusiaan Ferry Irwandi kembali menjadi perhatian setelah ia menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan bencana di berbagai wilayah Sumatra melalui dua tahap distribusi.
Bantuan tersebut disalurkan bekerja sama dengan sejumlah lembaga resmi, memastikan kebutuhan warga terpenuhi secara cepat dan tepat.
Dalam dua tahap penyaluran, total bantuan yang diberikan mencapai miliaran rupiah dan tersebar ke puluhan titik terdampak.
Aksi ini menunjukkan komitmen Ferry dalam mempercepat pemulihan masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat.
Bantuan tahap pertama difokuskan pada wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, dengan cakupan mulai dari sembako, selimut, hygiene kit, dapur umum, hingga air bersih.
Save the Children menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar di Aceh Tamiang, dilanjutkan LAZ Nasional Salam Setara yang mengirim tenda pengungsian dan logistik senilai Rp200 juta di Agam, Sumbar.
Asar Humanity, Basecamp Solidaritas Indonesia, serta Mauko Bantu Kita juga turun di Langsa, Samuti Rayuek, Tapanuli Selatan, Serdang Bedagai, dan beberapa titik lainnya dengan total bantuan ratusan juta rupiah.
Penyaluran tahap kedua kemudian diperluas menjangkau Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Aceh Utara, Tapanuli Utara, hingga Sibolga.
WWF menurunkan bantuan pangan, obat-obatan, dan perlengkapan ibadah senilai Rp200 juta di Bener Meriah.
Hands Foundation menyalurkan Rp200 juta untuk kebutuhan warga Pidie Jaya dan Lhokseumawe.
Di Aceh Utara, bantuan Rp100 juta difokuskan pada sanitasi air bersih dan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, CTA memberikan dukungan pangan dan kebutuhan bayi dengan nilai yang sama.
Asar Humanity kembali menyalurkan bantuan Rp200 juta di Sibolga pada tahap kedua, disusul LAZ Nasional Salam Setara yang mengirim logistik ke sejumlah titik di Sumatra Utara.
Human Initiative Aceh juga terlibat, menyalurkan paket sanitary, makanan lokal, dan perlengkapan dapur air senilai Rp50 juta di beberapa kecamatan Bener Meriah.
Penyaluran terbesar pada tahap ini datang dari PLAN, yang mengalokasikan Rp757 juta untuk hunian darurat, dukungan psikososial, dan layanan kesehatan perempuan di Aceh Tamiang.
Bantuan lainnya datang dari Yayasan Cakra Abhipraya Responsif untuk warga Tapanuli Utara berupa selimut, minyak goreng, susu, serta fasilitas internet darurat.
Dengan bantuan dua tahap yang telah berjalan, penyaluran donasi Ferry Irwandi tercatat sudah menjangkau puluhan desa dan ribuan warga terdampak bencana di Sumatra.
Pihak penyelenggara memastikan distribusi berikutnya masih akan berlanjut ke tahap ketiga, menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan warga.
Program ini diharapkan dapat membantu pemulihan masyarakat lebih cepat, sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan antarwilayah. (ghiska-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid