Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Daftar Bansos yang Cair Setelah BLTS Kesra: Update BLT Kesra, Tambahan Bantuan Daerah, dan Penjelasan Kepesertaan Aktif

Nur Wachid • Kamis, 27 November 2025 | 22:55 WIB

ILUSTRASI. Pencairan dana bansos 2025
ILUSTRASI. Pencairan dana bansos 2025


Jawa Pos Radar Lawu - Penyaluran bantuan sosial menjelang akhir November 2025 kembali mencuri perhatian masyarakat, terutama setelah BLT Kesra Rp900.000 mulai cair secara nasional.

Pemerintah memastikan bahwa selama status kepesertaan tetap aktif, KPM dipastikan tetap menjadi penerima bantuan.

Dilansir dari kanal You Tuube Info Bansos, sejumlah wilayah telah mengumumkan tambahan bansos untuk memperkuat perlindungan sosial di masa akhir tahun, di luar bantuan pusat seperti sembako dan BLT Kesra yang masih terus berjalan.

Tambahan Bantuan Setelah BLT Kesra Cair

Sejumlah daerah melanjutkan penyaluran bantuan sosial tambahan setelah BLT Kesra tuntas disalurkan. Berikut update lengkapnya:

• Sumatera Barat: 25 November 2025

Ribuan KPM menerima surat undangan penyaluran bansos tambahan mulai tanggal 25 November.
Undangan telah didistribusikan ke berbagai kecamatan sebagai instruksi pengambilan bantuan.

• Bengkulu: 24–30 November 2025

Penyaluran berjalan bertahap hingga akhir bulan. Puluhan ribu KPM tercatat menerima bantuan ini dan jadwal distribusi dilakukan langsung oleh pemerintah daerah.

• Kabupaten Pandeglang, Banten (Desa Teluk, Kecamatan Labuan)

Merupakan lanjutan bantuan sejak 23 November. Proses pencairan rampung pada 25–27 November, khusus untuk kelompok nelayan terdampak cuaca ekstrem. Total penerima mencapai 491 KPM.

• Kabupaten Pidie & Pidie Jaya, Aceh: 24–30 November

Penyaluran bansos tambahan dilakukan melalui Bulog Sigli.
Total 82.377 KPM menerima bantuan ini, dan proses distribusi ditargetkan tuntas sebelum pergantian bulan.

Bansos APBD yang Masih Dicairkan Daerah pada 2025

Setiap daerah memiliki kebijakan berbeda terkait penyaluran bantuan sosial yang berasal dari APBD.

Karena bersifat lokal, jadwal maupun persyaratan dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat disarankan untuk memantau informasi resmi melalui website Dinas Sosial atau portal APBD daerah.

Berikut contoh bansos yang umum dicairkan oleh pemerintah daerah pada 2025:

1. BLT Disabilitas

Diperuntukkan bagi penyandang disabilitas berat untuk pemenuhan kebutuhan harian dan aksesibilitas.

Nominal bantuan mencapai Rp900.000 per tahap untuk periode Oktober–Desember.
Contoh daerah pelaksana:

• Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Program ini menggunakan anggaran APBD sebesar Rp160,8 juta untuk 134 penerima.
Penyaluran dilakukan melalui transfer bank atau pencairan tunai di kantor kecamatan dengan verifikasi KTP dan surat keterangan disabilitas.

2. Bantuan Perbaikan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni)

Merupakan bantuan renovasi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dengan nilai bantuan setara Rp10–15 juta per unit berupa material maupun tenaga kerja.

Contoh daerah pelaksana:

• Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penyaluran APBD perubahan mulai berjalan pada 14 November 2025, mencakup 126 penerima.

3. BLT Lansia

Bantuan tunai bulanan untuk warga lanjut usia miskin berusia 70 tahun ke atas.
Besaran bantuan berkisar Rp300.000–Rp500.000 per bulan.

• DKI Jakarta melalui APBD berjalan rutin setiap bulan.

Untuk derah Jawa Timur bantuan yang bersumber dari APBD bantuan mulai disalurkan awal November.

Selain itu, beberapa daerah juga mencairkan bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) versi daerah, menyesuaikan kebutuhan lokal.

Akhir November menjadi periode sibuk penyaluran bantuan, baik dari pusat maupun daerah.
Walaupun sebagian KPM masih menunggu pencairan bantuan reguler tertentu, pemerintah memastikan bahwa selama kepesertaan aktif, bantuan tetap akan diterima.

Tambahan bansos dari APBD juga menjadi penguat perlindungan sosial untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang akhir 2025.(rafli-mg-uinpo/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#update bansos #BLT Kesra #bansos #Penyaluran Bantuan Sosial