Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Gunung Merapi Erupsi Luncurkan Awan Panas ke Kali Krasak, PVMBG Tetapkan Status Siaga Level III dan Imbau Warga Tetap Waspada

Nur Wachid • Rabu, 12 November 2025 | 21:10 WIB
Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik
Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik

Jawa Pos Radar Lawu - Pagi ini, Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan.

Sekitar pukul 07.35 WIB, gunung api yang terletak di perbatasan DIY–Jawa Tengah ini meluncurkan awan panas guguran (APG) ke arah hulu Kali Krasak, dengan jarak luncur diperkirakan mencapai 1.700 meter ke arah barat daya.

Menurut catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di bawah Badan Geologi Kementerian ESDM, peristiwa tersebut memiliki amplitudo maksimum 9 mm dan durasi sekitar 125,2 detik.

Aktivitas kegempaan di sekitar gunung juga menunjukkan peningkatan, dengan tercatat 12 kali guguran biasa dan 14 kali gempa hybrid/fase banyak.

PVMBG menetapkan status aktivitas Gunung Merapi menjadi Siaga Level III sebagai langkah mitigasi awal.

Masyarakat di sektor selatan-barat daya seperti Sungai Boyong, Bedog, Krasak dan Bebeng diminta untuk tidak melakukan aktivitas di luar radius yang direkomendasikan hingga peringatan lanjut dikeluarkan.

Cuaca di lokasi pengamatan malam sebelumnya dilaporkan mendung hingga berawan, dengan suhu antara 21-24 °C dan kelembapan 77-87%.

Asap kawah bertekanan lemah berwarna putih setinggi sekitar 10 meter di atas puncak.

Implikasi yang Perlu Diwaspadai

1. Awan panas guguran dapat membawa material panas dan gas beracun yang bisa menjangkau pemukiman atau jalan-jalur evakuasi.

2. Potensi lahar, hujan abu vulkanik dan aliran piroklastik meningkat setelah erupsi, sehingga evakuasi atau persiapan darurat sangat penting.

3. Peningkatan aktivitas bisa menjadi pertanda letusan eksplosif atau letusan berdurasi panjang.

Masyarakat dan pihak terkait harus terus memantau informasi resmi.

Rekomendasi untuk Warga

1. Hindari berada di kawasan zona bahaya, terutama di sungai‐sungai yang alirannya bisa membawa material panas dari gunung.

2. Lakukan persiapan mitigasi seperti jalur evakuasi alternatif, masker atau penutup napas, dan teliti rencana kontinjensi rumah atau sekolah.

3. Pantau rekomendasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat serta jangan menyebarkan video atau informasi yang belum diverifikasi. (ones-mg-PNM/kid)

Editor : Nur Wachid
#meluncurkan awan panas guguran #gunung merapi #Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi #kali krasak