Jawa Pos Radar Lawu - Dusun Krajan, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, diguncang angin puting beliung yang menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga. Sebanyak delapan rumah mengalami kerusakan berat, sementara puluhan lainnya terdampak ringan hingga sedang.
Bencana yang terjadi pada awal November 2025 ini memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus yang langsung turun tangan memberikan bantuan rehabilitasi.
Dampak Bencana dan Kondisi Terkini
Angin puting beliung yang melanda wilayah Dau terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun dampaknya cukup signifikan. Berdasarkan data lapangan, total 137 rumah warga terdampak, dengan delapan di antaranya masuk kategori rusak berat.
Selain rumah tinggal, satu fasilitas umum berupa pos RT juga ikut terdampak. Warga Dusun Krajan sempat mengalami kesulitan dalam aktivitas harian karena atap rumah yang hilang, dinding yang roboh, dan akses listrik yang terganggu.
Pemerintah desa setempat bersama relawan langsung melakukan pendataan dan evakuasi ringan. Beberapa warga sempat mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu proses perbaikan. Kondisi cuaca yang masih tidak menentu membuat proses rehabilitasi harus dilakukan dengan hati-hati dan bertahap.
Pertamina Patra Niaga Turun Tangan
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memberikan bantuan material bangunan senilai Rp105 juta. Bantuan ini mencakup seng, asbes, kayu, semen, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan untuk memperbaiki rumah warga. Fokus utama bantuan ini adalah delapan rumah yang mengalami kerusakan berat, agar bisa segera ditempati kembali oleh pemiliknya.
Distribusi material dilakukan langsung di lokasi terdampak, dengan melibatkan tim CSR Pertamina dan aparat desa. Proses rehabilitasi dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar, yang turut membantu mempercepat pemulihan. Pertamina juga meninjau langsung kondisi rumah-rumah tersebut untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
Respons Masyarakat dan Pemerintah Lokal
Warga Dusun Krajan menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka merasa terbantu karena sebagian besar tidak memiliki dana cadangan untuk memperbaiki rumah secara mandiri. Pemerintah Kecamatan Dau juga mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan berharap bantuan serupa bisa diberikan oleh instansi lain.
Selain bantuan material, beberapa organisasi kemanusiaan lokal juga memberikan dukungan berupa makanan siap saji, air bersih, dan perlengkapan tidur. Pemerintah Kabupaten Malang sedang mempertimbangkan alokasi dana tanggap darurat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan jaringan listrik.
Proses Rehabilitasi dan Harapan Ke Depan
Rehabilitasi rumah warga dilakukan secara bertahap, dimulai dari rumah yang mengalami kerusakan paling parah. Tim teknis dari desa dan relawan lokal membantu proses pemasangan atap baru, perbaikan dinding, dan pengecekan struktur bangunan. Pertamina juga berkoordinasi dengan pihak desa untuk memastikan distribusi material berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan.
Harapan ke depan adalah agar warga bisa kembali menempati rumah mereka sebelum akhir bulan November. Selain itu, pemerintah desa juga mulai merancang sistem peringatan dini dan pelatihan mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak menimbulkan dampak yang lebih besar di masa mendatang.
Dukungan Berkelanjutan dan Potensi Kolaborasi
Pertamina menyatakan komitmennya untuk terus mendukung masyarakat terdampak bencana melalui program CSR yang berkelanjutan. Selain bantuan material, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal untuk membangun sistem tanggap darurat yang lebih baik.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam penanganan bencana secara aktif. Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan komunitas terhadap bencana alam. (husnul-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid