Jawa Pos Radar Lawu - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) mulai menyalurkan bantuan pangan tambahan kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari menjelang akhir tahun 2025.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di berbagai daerah dan melibatkan kerja sama dengan Perum Bulog sebagai pihak distribusi.
Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk setiap penerima manfaat.
Program ini menyasar sekitar 18,3 juta KPM yang tercatat dalam data penerima bantuan pangan dan bansos reguler lainnya.
Pemerintah Bagikan Undangan Resmi untuk Penyaluran Bansos
Setiap penerima manfaat akan mendapatkan surat undangan resmi yang berisi jadwal, tempat, dan waktu pengambilan bantuan.
Biasanya, penyaluran dilakukan di kantor desa, kelurahan, atau balai pertemuan yang telah ditunjuk oleh pemerintah daerah. KPM diwajibkan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk proses verifikasi saat pengambilan.
Bapanas menegaskan bahwa bantuan ini merupakan program lanjutan dari penyaluran reguler yang diberikan sebagai langkah menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu, setiap penerima diimbau agar datang tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam undangan.
Baca Juga: Gak Usah Bingung Penginapan saat Liburan ke Bromo! Sensasi Menginap Mewah di ARTOTEL Cabin Bromo
Bantuan Akan Dialihkan Jika Tidak Diambil Selama 5 Hari
Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, dijelaskan bahwa apabila bantuan tidak diambil sesuai jadwal, yakni lebih dari lima hari setelah tanggal penyaluran, maka bantuan tersebut akan dialihkan kepada KPM lain yang dinilai lebih membutuhkan.
Kebijakan pengalihan ini juga menjadi bentuk ketegasan pemerintah agar distribusi bansos berjalan efektif dan transparan.
Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan segera mengambil bantuan tambahan sesuai waktu yang tertera dalam undangan resmi agar haknya tidak hangus.
Program bansos tambahan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter menjadi bagian penting dari strategi pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional.
Namun, KPM diminta untuk memperhatikan jadwal penyaluran agar tidak kehilangan hak menerima bantuan.
Dengan kedisiplinan dan kerja sama masyarakat, penyaluran bansos diharapkan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi jutaan keluarga penerima di seluruh Indonesia.(rafli-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid