Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Fakta Terbaru! Pengakuan Suami yang Dilabrak Istri Kasus Guru SD Wonosobo: “Kita Cuma Ngopi”

Nur Wachid • Kamis, 30 Oktober 2025 | 21:22 WIB
Pengakuan Suami yang Diabrak Istri
Pengakuan Suami yang Diabrak Istri

Jawa Pos Radar Lawu - Fakta Terbaru dari Kasus Guru SD Wonosobo akhirnya terungkap setelah muncul Pengakuan Suami yang sempat Dilabrak Istri di kafe.

Seorang pria bernama Suroto, muncul sebagai saksi sekaligus pihak utama dalam video viral yang menampilkan pelabrakan istrinya ke seorang guru SD di kafe daerah Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo.

Dalam klarifikasinya, pria tersebut menyatakan, Kita Cuma Ngopi, menepis tudingan yang beredar luas di media sosial.

Ia memberikan pengakuan resmi bahwa kedatangannya bersama guru honorer tersebut hanya untuk minum kopi bukan perselingkuhan seperti tuduhan publik.

Fakta Singkat

Video berdurasi sekitar 1 menit yang diunggah ke TikTok memperlihatkan seorang istri sah datang bersama anaknya dan melakukan pelabrakan terhadap guru SD serta Suroto di sebuah kafe.

BKD Kabupaten Wonosobo telah memanggil kedua pihak guru honorer bernama Anik Nur Hidayati dan Suroto untuk klarifikasi.

Suroto secara terbuka menyebut:

“Kita cuma ngopi, dia sama anaknya, dan itu di tempat umum. Saya bilang, ‘Ma, itu keterlaluan diviralkan.

Kecuali kita check in, baru, silakan diproses. Tapi ini cuma ngopi,’”

Guru honorer Anik membantah ada sentuhan fisik atau niatan perselingkuhan, menyebut bahwa mereka hanya berbincang di ruang publik.

Kronologi Versi Suroto

Menurut penjelasan Suroto:

Ia datang ke Wonosobo untuk bertemu teman di kafe yang sama dengan Anik.

Anik kebetulan berada di kafe bersama anaknya. Karena kafe itu juga menyediakan kopi, Suroto pun bergabung.

Tidak ada check-in resmi atau pertemuan khusus yang direncanakan antara dirinya dan Anik.

Ia menyebut bahwa video yang kemudian viral sudah masuk ranah publik dan merugikan semua pihak.

Ia mengaku bahwa rumah tangganya sempat bermasalah, namun saat ini sudah membaik. “Cuma waktu itu dia tahu saya di situ, terus langsung begitu,” ujarnya.

Reaksi dari Guru dan Instansi

Anik menyebut bahwa pertemuan terjadi pada Minggu (26/10/2025) di kafe, ia tengah makan bersama anaknya lalu Suroto datang.

Ia duduk berhadapan dengan anaknya, sedangkan Suroto duduk di samping dengan jarak.

Pihak Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Wonosobo (BKD) menyatakan bahwa Anik bukan ASN melainkan tenaga honorer, dan bahwa pengungkapan ini bukanlah tindakan disiplin resmi kecuali ada pelanggaran kode etik yang terbukti.

Implikasi & Catatan

Video yang viral ini menunjukkan bagaimana suatu pertemuan di tempat umum bisa cepat dibaca sebagai “perselingkuhan” tanpa adanya bukti fisik maupun niatan yang jelas.

Perihal ini menjadi pengingat untuk berhati-hati dalam menilai konteks.

Bagi Anik, isu ini membawa beban reputasi dan tekanan sosial ia menyebut bahwa anaknya sempat enggan ke sekolah karena merasa malu.

Bagi instansi pendidikan: Kasus ini menyoroti pentingnya verifikasi dan kehati-hatian sebelum mengambil kesimpulan atau tindakan terhadap tenaga pendidik atau pegawai.

Bagi publik dan media sosial: Wajib menjaga keseimbangan antara kebebasan berbagi video dan perlindungan terhadap reputasi pribadi yang belum terbukti melanggar secara etika atau hukum.

Versi pengakuan dari Suroto menyatakan bahwa pertemuan dengan guru honorer Anik di kafe tersebut hanyalah untuk ngobrol dan ngopi bersama anak guru, tanpa ada unsur perselingkuhan seperti yang ramai diklaim.

Walaupun tuduhan telah muncul, hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan tindakan melanggar etika atau hukum, dan instansi terkait masih melakukan proses klarifikasi. (ghiska-mg-pnm/kid)

 

 

Editor : Nur Wachid
#Kita Cuma Ngopi #Kasus Guru SD Wonosobo #Pengakuan Suami yang sempat Dilabrak Istri #fakta terbaru