Jawa Pos Radar Lawu - Menjelang akhir Oktober 2025, pemerintah mulai menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) reguler tahap 4 dan program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra)
Penyaluran ini menjadi perhatian masyarakat karena berhubungan langsung dengan kesejahteraan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Berdasarkan laporan terbaru, penyaluran Bansos Reguler Tahap 4 (PKH dan BPNT) telah dimulai lebih awal di Aceh melalui KKS Bank Syariah Indonesia (BSI) sejak 25 Oktober 2025.
Sementara itu, hingga 26 Oktober 2025, bank penyalur lainnya seperti BNI, BRI, dan Mandiri masih dalam tahap persiapan.
Beberapa KPM melaporkan adanya saldo Rp600.000 di rekening BNI, namun setelah dicek, dana tersebut merupakan pencairan tahap 3 tertunda, bukan tahap 4.
Pemerintah melalui Kemensos memastikan bahwa seluruh KPM yang masih memenuhi syarat tetap akan menerima pencairan tahap 4 sebelum akhir tahun.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Tambahan Pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk periode Oktober–November 2025.
Bantuan ini hanya ditujukan kepada penerima BPNT dan penerima ganda BPNT–PKH, sedangkan PKH murni tidak termasuk dalam daftar penerima.
Proses distribusi dilakukan secara bertahap hingga akhir November oleh penyalur lokal yang telah ditunjuk pemerintah daerah.
Tak hanya bansos reguler, masyarakat berpendapatan rendah juga berpeluang menerima BLT Kesra sebesar Rp900.000.
Program ini menyasar keluarga dengan desil kesejahteraan 1–4 dalam DTKS. Penyaluran dilakukan melalui dua cara, yaitu tunai lewat PT Pos Indonesia bagi penerima non-KPM dan non-tunai langsung ke rekening KKS bagi KPM aktif.
Proses verifikasi calon penerima non-KPM ditargetkan selesai pada 28 Oktober 2025, dan pencairan BLT Kesra akan berlangsung bertahap mulai November hingga Desember 2025.
Penentuan kelayakan penerima bantuan mengacu pada desil kesejahteraan yang ditetapkan BPS melalui data DTSEN.
Masyarakat dapat memperbarui data melalui dua cara: pertama, lewat aplikasi Cek Bansos (menu Pembaruan Desil), dan kedua melalui operator SIKS NG di kantor desa atau kelurahan dengan membawa KTP dan KK. Hanya warga dengan desil 1–4 yang berhak menerima bantuan sosial pemerintah.
Pemerintah juga mengingatkan agar KPM rutin mengecek saldo KKS secara mandiri dan tidak mudah percaya terhadap hoaks yang menyebut bansos sudah cair di semua bank. Informasi resmi hanya dapat diakses melalui situs Kemensos, aplikasi Cek Bansos, dan kanal informasi terpercaya.(rafli-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid