Jawa Pos Radar Lawu - Masyarakat banyak mengeluhkan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) belum tepat sasaran.
Untuk menjawab keluhan tersebut, Kemensos memfasilitasi pelaporan lewat aplikasi resmi Cek Bansos agar siapa pun bisa melapor bila menemukan penerima bansos yang tidak layak.
Apa Itu Aplikasi Cek Bansos?
Aplikasi Cek Bansos adalah platform digital yang dikeluarkan oleh Kemensos. Lewat aplikasi ini pengguna bisa:
• Mengecek status penerima bansos di wilayahnya.
• Mengusulkan diri sebagai calon penerima bila memenuhi syarat.
• Melakukan sanggahan atau pelaporan jika terdapat penerima yang dianggap tidak layak.
Aplikasi ini tersedia gratis untuk pengguna Android dan iOS.
Cara Melapor Jika Bansos Terindikasi Salah Sasaran
Baca Juga: Ketika Aulia Sarah dan Adinda Thomas Berebut Cinta dari Laki-laki yang Sama
Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat laporan melalui aplikasi:
1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
2. Daftar akun baru dengan mengisi data seperti nama, nomor HP, alamat email, NIK, dilengkapi foto selfie bersama KTP untuk verifikasi.
3. Setelah login, pilih menu “Sanggahan” atau “Lapor Penerima Tidak Layak”.
4. Masukkan wilayah domisili: provinsi → kabupaten/kota → kecamatan → desa/kelurahan. Aplikasi kemudian menampilkan daftar penerima bansos di wilayah tersebut.
5. Pilih nama penerima yang dianggap tidak layak dan tuliskan alasan, misalnya “memiliki kendaraan mewah”, “memiliki aset besar”, atau “tidak memenuhi kriteria keluarga kurang mampu”.
6. Unggah bukti pendukung seperti foto kendaraan, rumah, atau aset lainnya.
7. Centang pernyataan bahwa data yang anda masukkan benar, lalu kirim laporan.
Mengapa Pelaporan Penting
Pelaporan masyarakat sangat penting guna:
• Meningkatkan akurasi data penerima bansos.
• Memastikan dana bantuan tepat kepada yang berhak.
• Mencegah penyelewengan atau penggunaan dana bansos yang tidak sesuai.
Catatan Penting untuk Pelapor
• Pastikan data yang Anda masukkan benar dan lengkap agar laporan bisa diproses.
• Pelaporan fiktif atau asal-asalan bisa menimbulkan konsekuensi hukum atau penolakan.
• Simpan bukti laporan dan nomor registrasi agar bisa dicek perkembangannya.
Dengan adanya fasilitas pelaporan digital ini, diharapkan penyaluran bantuan sosial di Indonesia menjadi semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. (ones-mg-PNM/kid)
Editor : Nur Wachid