Jawa Pos Radar Lawu - Kabar baik datang menjelang akhir tahun 2025! Pemerintah memastikan adanya penambahan bantuan sosial tunai non-reguler melalui program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).
Bantuan ini merupakan "bonus" istimewa yang akan dicairkan sekaligus senilai Rp900.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Siapa Target Penerima BLTS Kesra?
BLTS Kesra hadir sebagai bantuan penebalan atau bonus, bukan bagian dari program reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Kriteria Utama
Target Jumlah: Lebih dari 35 juta KPM atau sekitar 140 juta jiwa di seluruh Indonesia.
Basis Data: Penerima harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSE Nasional).
Tingkat Kesejahteraan: Khusus ditujukan bagi masyarakat yang berada pada posisi Desil 1 hingga Desil 4.
Kelompok ini mencakup masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah hingga menengah.
Akses Informasi: Masyarakat dapat memverifikasi posisi desil dan kelayakan mereka melalui aplikasi Cek Bansos.
KPM bansos reguler PKH dan BPNT yang berada di rentang Desil 1-4 juga memiliki peluang besar untuk mendapatkan BLT tambahan ini.
Mekanisme Penyaluran dan Simbolis Awal
Penyaluran BLTS Kesra akan menggunakan mekanisme ganda melalui dua jalur utama untuk memastikan bantuan merata menjangkau seluruh target penerima.
Sebagai tanda dimulainya proses distribusi, penyerahan simbolis BLTS Kesra telah dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2025, kepada 50 KPM yang sebelumnya belum pernah menerima bansos reguler.
Ini mengindikasikan bahwa proses pencairan dana secara bertahap telah resmi dimulai, dengan jadwal perdana pada Senin, 20 Oktober 2025.
Prediksi Pengganti "Penebalan" BPNT?
Sebelumnya, sempat muncul isu terkait penebalan BPNT sebesar Rp400.000 (alokasi November-Desember) di sistem SIKS NG, yang kemudian menghilang.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi apakah BLTS Kesra Rp900.000 ini merupakan program yang berbeda atau pengganti dari rencana penebalan BPNT tersebut.
Dilihat dari besaran nominal dan momentum penyalurannya di akhir tahun, muncul prediksi kuat bahwa BLTS Kesra ini kemungkinan besar menggantikan rencana penebalan BPNT yang sempat mencuat.
Namun, jika penebalan BPNT Rp400.000 muncul kembali di SIKS-NG berbarengan dengan BLTS Kesra, maka KPM akan mencatatkan sejarah baru dengan menerima bantuan tunai ganda yang luar biasa besar menjelang akhir tahun.
Masyarakat penerima bansos diimbau untuk terus memantau pembaruan resmi melalui pendamping sosial masing-masing atau melalui sistem SIKS-NG untuk memastikan status pencairan bantuan ini.
Pastikan data KPM sudah terdaftar dan berada pada posisi desil yang telah ditetapkan.(hisam-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid