Jawa Pos Radar Lawu - Ratusan orang tampak mengantre rapi di sebidang tanah KM 34 Jalan Raya Bogor, Sukmajaya, Depok, pada Jumat siang (17/10/2025).
Terik matahari tak menyurutkan semangat mereka untuk menunggu giliran di Warung Makan Gratis Kota Depok, yang dikelola oleh Yayasan Sahabat Almira Indonesia.
Spanduk hitam bertuliskan kuning besar “Warung Makan Gratis Kota Depok” terpampang di beberapa titik.
Program ini telah berjalan sejak 2021 dan rutin buka setiap Senin hingga Jumat pukul 12.30 WIB, kecuali Jumat mulai pukul 13.00 WIB.
Siapa pun boleh datang, menikmati makan siang tanpa biaya, dengan sistem antre dan prasmanan.
Setibanya di lokasi, para pengunjung dari berbagai usia, mulai dari balita hingga lansia.
Mereka akan mendaftar lebih dulu, lalu mengantre mengambil makanan yang disediakan petugas dapur.
Jika masih lapar, mereka diperbolehkan menambah porsi.
Setiap orang diminta duduk tenang sambil berdoa sebelum menyantap hidangan.
Pada Jumat itu, menu makan siang terdiri dari nasi putih, capcay, ayam gongso, tahu goreng, mie goreng, kerupuk, semangka, es teh manis, dan air mineral.
Setelah makan, pengunjung ikut menjaga kebersihan: membuang sisa makanan, menaruh piring dan gelas kotor di bak cuci.
Suasana penuh kebersamaan, tertib, dan tanpa sampah berserakan.
Warga Merasa Terbantu
Zahra, ibu rumah tangga asal Jatijajar, Depok, terlihat menikmati makan siang bersama kedua anaknya.
“Alhamdulillah terbantu kalau lagi nggak punya uang yaa buat masak,” ungkap Zahra sumringah.
Ia mengaku sering datang ke warung ini karena menunya enak dan bervariasi, meski menyayangkan beberapa menu yang terlalu pedas untuk anak-anak.
Hal serupa disampaikan Arif, pengemudi ojek online.
“Membantu driver-driver juga, semua driver dibantu. Bisa dateng ke sini juga semua,” ujarnya.
Menurutnya, warung ini sangat berarti, terutama bagi pekerja harian seperti dirinya.
Digerakkan oleh Donatur
Ketua Yayasan Sahabat Almira Indonesia, Humairoh Aziz Alkatiri atau akrab disapa Mira, menjelaskan bahwa Warung Makan Gratis berdiri atas dukungan para donatur yang mempercayakan amanah kepadanya untuk dikelola.
“Kalau kita yang punya uang mungkin bingung makan di mana. Tetapi banyak orang lain yang justru bingung besok makan apa atau besok bisa makan atau tidak,” ujar Mira.
Ia menegaskan, tujuan utama program ini adalah menghapus beban orang lain dalam urusan makan, sehingga mereka dapat fokus pada hal produktif.
Setiap harinya, warung ini menyediakan 300–400 porsi makanan bagi siapa pun, tanpa syarat.
Menu disusun seimbang, dengan lauk berprotein dan sayuran berserat.
Baca Juga: 8 Wisata Edukasi Murah Meriah di Indramayu 2025: Liburan Seru, Dapat Ilmu, dan Banyak Spot Keren!
Mira juga menyusun strategi agar program ini terus berkelanjutan.
Ia berharap akan muncul lebih banyak warung makan gratis serupa di berbagai daerah.
“Semakin banyak warung seperti ini, semakin banyak orang yang terbantu,” tuturnya. (fin)
Editor : AA Arsyadani