Jawa Pos Radar Lawu – Suhu hari ini dengan gelombang panas terasa di banyak wilayah Jawa. Surabaya dan Sidoarjo mencatat suhu hingga 36°C, sementara DKI Jakarta tembus 35°C.
BMKG menjelaskan, kondisi ini dipicu posisi semu Matahari bergeser ke selatan, langit relatif minim awan di sisi selatan Indonesia, serta fase pancaroba dari kemarau ke hujan.
Apa kata BMKG?
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menerangkan dua pemicu utama:
Pergeseran Matahari ke selatan membuat penyinaran lebih tegak di wilayah selatan Indonesia.
Pertumbuhan awan hujan jarang, sehingga sinar matahari langsung mencapai permukaan tanpa penghalang.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menambahkan, panas kali ini juga ditopang:
Minim tutupan awan → radiasi matahari meningkat.
Latar musim pancaroba → cuaca mudah berubah.
Proyeksi La Niña lemah Oktober 2025–Januari 2026 yang akan menaikkan curah hujan bertahap.
Daerah yang Tercatat Panas
Surabaya & Sidoarjo (Jawa Timur): 36°C, selain itu pantauan Jawa Pos Radar Lawu beberapa di Jawa Timur mengalami suhu ekstrem, seperti di Madiun Raya dengan suhu mencapai 35 derajat selsius.
DKI Jakarta: 35°C
Semarang, Grobogan, Sragen (Jateng): 34–35°C
Bali & Nusa Tenggara: hingga 35°C
Kapan mereda?
Menurut BMKG, panas ekstrem diperkirakan mulai mereda akhir Oktober hingga awal November 2025 seiring masuknya musim hujan dan bertambahnya tutupan awan.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Hindari paparan langsung sinar matahari pada 10.00–16.00 WIB.
Gunakan topi/payung, pakaian terang & longgar, sunscreen, dan cukupi cairan.
Batasi aktivitas fisik berat saat siang, perhatikan kelompok rentan (balita, lansia, komorbid).
Pantau pembaruan prakiraan cuaca dari kanal resmi BMKG. (kid)
Editor : Nur Wachid