Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dari Pesantren ke Panggung Dunia: Kiprah Besar KH Said Aqil Siradj

Nur Wachid • Rabu, 15 Oktober 2025 | 00:40 WIB
KH Said Aqil Siradj, alumni Lirboyo yang mengharumkan nama pesantren di kancah dunia
KH Said Aqil Siradj, alumni Lirboyo yang mengharumkan nama pesantren di kancah dunia

Jawa Pos Radar Lawu - KH. Said Aqil Siradj, tokoh Islam terkemuka sekaligus mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dikenal sebagai salah satu alumni berpengaruh dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Kiprahnya di tingkat nasional telah menjadi bukti nyata peran pesantren dalam melahirkan ulama berwawasan luas dan berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan.

Sebagai sosok yang menekankan pentingnya moderasi beragama, KH. Said Aqil kerap menegaskan bahwa Islam harus hadir sebagai kekuatan rahmatan lil ‘alamin.

Dalam berbagai kesempatan, ia menyerukan agar umat Islam menjauhi ekstremisme dan tetap menjaga persatuan bangsa.

Pandangannya ini menjadi acuan penting bagi generasi muda pesantren dalam menghadapi tantangan globalisasi dan disinformasi digital.

Lahir di Cirebon pada 3 Juli 1953, KH. Said Aqil menempuh pendidikan agama di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri pada masa mudanya.

Di bawah bimbingan para kiai besar seperti KH. Marzuki Dahlan dan KH. Mahrus Aly, ia mengasah kemampuan keilmuan serta kedalaman spiritual.

Dari sinilah karakter keislaman moderat dan berpikiran terbuka mulai terbentuk dalam dirinya.
Selain menjadi tokoh pesantren, KH.

Said Aqil juga dikenal sebagai akademisi dan pemikir Islam modern. Ia pernah menempuh pendidikan hingga meraih gelar doktor di Universitas Umm al-Qura, Makkah.

Dalam bidang dakwah dan pendidikan, ia mendirikan Universitas Islam Nusantara (UNUSIA) sebagai wadah pengembangan intelektual Islam yang berakar pada tradisi pesantren.

Perjalanan panjangnya dalam organisasi keagamaan pun patut dicatat. Beliau memimpin PBNU selama dua periode yakni pada tahun 2010 hinga 2021 dan dikenal sebagai tokoh figur yang menegaskan pentingnya hubungan harmonis antara agama, budaya, dan negara.

Di bawah kepemimpinannya, NU aktif memperjuangkan nilai-nilai toleransi, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.

Kini, meski tidak lagi menjabat sebagai ketua umum, KH. Said Aqil Siradj tetap menjadi sosok panutan bagi banyak kalangan.

Pengaruhnya di dunia pendidikan, dakwah, dan kebangsaan menjadikannya simbol nyata keberhasilan pendidikan pesantren.(rafli-mg-uinpo/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#pesantren #kh said aqil siradj #alumni lirboyo #kiprah ulama