Jawa Pos Radar Lawu — Hari ini pengemudi ojek online (ojol) akan melaksanakan aksi demo 17 September massal di sejumlah titik strategis di Jakarta.
Rencana aksi dilatarbelakangi ketidakpuasan terhadap potongan fee aplikasi, tarif pengiriman yang tidak adil, serta tuntutan regulasi yang lebih berpihak kepada driver ojol.
Berikut lokasi-lokasi dan jadwal aksi, serta dampak yang mungkin terjadi bagi pengguna jalan dan warga sekitar.
Lokasi & Rute Aksi
Demonstrasi ojol hari ini diperkirakan akan berkumpul di Cempaka Putih sebagai titik awal.
Dari sana, konvoi akan bergerak ke beberapa lokasi simbolis sebagai pusat pemerintahan dan regulasi transportasi online:
Istana Presiden — sebagai pusat eksekutif, aksi di sini dimaksudkan agar pemerintah pusat mendengar langsung tuntutan pengemudi.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lokasi ini menjadi sasaran karena regulasi transportasi daring dianggap belum cukup melindungi driver, terutama terkait tarif dan potongan yang diterapkan oleh aplikasi.
Gedung DPR RI sebagai lembaga legislatif, aksi di DPR dimaksudkan sebagai dorongan agar RUU Transportasi Online segera dibahas dan dimasukkan dalam Prolegnas.
Selain tiga lokasi utama tersebut, warga di kawasan sekitar lokasi-lokasi tersebut disarankan untuk memperkirakan perubahan arus lalu lintas, karena rute konvoi akan melewati jalan-jalan besar yang biasanya padat seperti Medan Merdeka Selatan dan Jalan Medan Merdeka Utara.
Beberapa rute alternatif telah disiapkan, terutama untuk menghindari pusat aksi.
Tuntutan Pokok
Para driver ojol membawa beberapa tuntutan yang bersifat mendesak:
Pembatasan potongan fee oleh aplikasi agar nominalnya maksimal 10 % agar pendapatan bersih driver tidak terlalu terkikis.
Penyesuaian tarif antar barang dan makanan agar proporsional terhadap biaya operasional (bahan bakar, pemeliharaan motor, inflasi).
Regulasi yang menjamin transparansi dan keadilan dalam sistem aplikasi, termasuk interface order, waktu dan lokasi order, dan adanya standar minimum pendapatan.
Potensi Dampak
Aksi ini bisa menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan di Jakarta, terutama di titik kumpul dan rute konvoi menuju Istana, Kemenhub, dan DPR RI.
Warga yang akan melintas atau beraktivitas di daerah tersebut disarankan untuk menggunakan transportasi alternatif atau menghindari zona terdampak jika memungkinkan.
Polisi juga telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas situasional dan pengalihan arus jalan bila kerumunan massa meningkat agar gangguan terhadap mobilitas publik bisa diminimalkan. (Ones-mgPNM/kid)
Editor : Nur Wachid