Jawa Pos Radar Lawu - Tim gabungan PT Freeport Indonesia (PTFI) masih berupaya keras mengevakuasi tujuh karyawan yang dilaporkan terjebak di area tambang bawah tanah Grasberg, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, sejak Senin (8/9) malam.
Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, saat dihubungi dari Timika pada Selasa (9/9), mengungkapkan pihaknya terus berkoordinasi dengan manajemen PTFI.
Evakuasi dilakukan untuk menyelamatkan para karyawan yang terjebak di lokasi tambang bawah tanah tersebut.
"Informasi yang kami terima dari petugas pengamanan internal PT Freeport ada tujuh orang yang terjebak. Kejadiannya sejak tadi malam jam 22.00 WIT. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, semoga semuanya selamat dan segera dievakuasi," kata Firman.
Informasi lapangan menyebutkan longsor terjadi di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) sekitar pukul 23.21 WIT.
Lokasi tersebut berada tepat di bawah tambang terbuka Grasberg yang sudah berhenti beroperasi beberapa tahun lalu.
Material longsoran berupa wetmuck diduga berasal dari area panel GBC.
Dalam tambang bawah tanah PTFI, tersedia fasilitas khusus berupa chamber, yaitu ruang perlindungan darurat yang dilengkapi suplai udara, logistik, dan sarana komunikasi.
Fasilitas ini disiapkan untuk menjaga keselamatan pekerja ketika terjadi keadaan darurat, seperti runtuhan, kebakaran, maupun paparan gas berbahaya.
Hingga kini, tim gabungan masih bekerja tanpa henti demi memastikan tujuh karyawan yang terjebak bisa segera dievakuasi dalam keadaan selamat. (fin)
Editor : AA Arsyadani