Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Reshuffle Kabinet Prabowo: Sri Mulyani Out, Purbaya Yudhi Sadewa Masuk

Winarsih • Selasa, 9 September 2025 | 00:33 WIB
Sri Mulyani diganti Purbaya Yudhi Sadewa.
Sri Mulyani diganti Purbaya Yudhi Sadewa.

Jawa Pos Radar Lawu – Presiden Prabowo Subianto resmi merombak Kabinet Merah Putih pada Senin, 8 September 2025.

Reshuffle ini jadi langkah politik besar pertama sejak pelantikannya, sekaligus menjawab tekanan situasi politik dan ekonomi yang terus berkembang.

Pengumuman disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara.

Ia menegaskan bahwa keputusan reshuffle diambil setelah proses evaluasi mendalam oleh Presiden.

"Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden, maka sore hari ini Bapak Presiden memutuskan melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih," ujar Prasetyo, Senin (8/9/2025).

Sri Mulyani Lengser, Purbaya Yudhi Sadewa Menkeu Baru

Salah satu pergantian yang paling mengejutkan adalah pencopotan Sri Mulyani Indrawati dari posisi Menteri Keuangan.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu telah menjabat di bawah tiga presiden berbeda dan dikenal sebagai arsitek reformasi fiskal nasional.

Kini, posisi Sri Mulyani digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020.

Purbaya memiliki latar belakang ekonomi yang kuat dan disebut-sebut punya kedekatan dengan visi fiskal Presiden Prabowo.

Perubahan Pos Strategis Lainnya

Reshuffle tidak hanya menyasar sektor keuangan. Sejumlah menteri lain juga digeser, antara lain:

Budi Gunawan diberhentikan dari posisi Menko Polhukam

Abdul Kadir Karding digantikan sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran.

Budi Arie Setiadi dicopot dari Menteri Koperasi, digantikan oleh Ferry Juliantono

Dito Ariotedjo digeser dari jabatan Menpora

Kementerian Haji dan Umrah Dibentuk

Selain perombakan, Presiden Prabowo juga mengumumkan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, sebuah kementerian baru yang dipandang penting untuk mengelola pelayanan ibadah umat Islam secara lebih optimal.

Jabatan Menteri Haji dan Umrah diisi oleh Mochamad Irfan Yusuf, didampingi Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menteri.

Kementerian ini dibentuk sebagai respons atas tingginya tuntutan pelayanan haji dan umrah dari jutaan jemaah asal Indonesia setiap tahunnya.

Sinyal Arah Baru Pemerintahan

Reshuffle ini disebut sebagai momen penting pemerintahan Prabowo dalam menegaskan arah barunya.

Di tengah gelombang demonstrasi, isu reformasi kebijakan, dan dinamika partai pendukung, perombakan ini mencerminkan langkah konsolidasi dan percepatan agenda kerja kabinet.

Presiden Prabowo ingin para menteri bekerja lebih cepat, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Terutama dalam menangani tantangan ekonomi, stabilitas politik, serta peningkatan kesejahteraan.

Kini, semua mata tertuju pada kinerja para menteri baru yang diharapkan bisa membawa semangat baru dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#Purbaya Yudhi Sadewa #sri mulyani #prabowo #resuffle