Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pasca Demo 1 September Bandung Tersayat, Tapi tak Terhenti, Layanan Publik Dikebut Meski Luka Membekas

Nur Wachid • Selasa, 2 September 2025 | 17:19 WIB

Kerusakan fasum pasca demo Bandung
Kerusakan fasum pasca demo Bandung

Jawa Pos Radar Lawu - Aksi unjuk rasa besar yang berlangsung pada Jumat (29/8) di Kota Bandung hingga demo 1 September lalu meninggalkan luka nyat.

Traffic light yang mati total, CCTV yang hancur, bahkan gedung cagar budaya pun ikut rusak.

Namun, di tengah puing dan kepedihan, kota tetap bangkit dan layanan publik tetap berjalan.

Fasilitas Rusak Parah, Terlalu Parah untuk Diperbaiki Seadanya

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti betapa beratnya dampak kerusuhan ini. “Semua traffic light dan CCTV di titik itu rusak total harus dibangun lagi dari nol,” katanya tegas.

Hal ini terutama terlihat di sekitar persimpangan Dago Cikapayang dan Dago Sulanjana.

Pemulihan Waku, Dukungan Masyarakat Jadi Kunci

Proses pemulihan pun tak bisa instan. Farhan memperkirakan administrasi jalan dan sistem pemantauan lalu lintas memerlukan waktu hingga tiga minggu agar kembali ideal.

Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar sambil terus bergerak maju.

Bukan Sekadar Lampu & Kamera Korban Juga Gedung Bersejarah

Kerusakan tidak hanya pada infrastruktur jalan gedung MPR RI (Museum Parlemen), rumah makan Sambara, Bank ICBC, dan kantor sekuritas turut menjadi korban dari gelombang kerusuhan ini.

Baca Juga: Ini Profil Lengkap Feby Belinda, Istri Ahmad Sahroni yang Jarang Kesorot Media

Ini menjadi tantangan kompleks bagi pemulihan kota.

Pelayanan Utama Tetaap Berjalan

Meski kota fisik tergores, layanan publik tetap berjalan normal. Rumah ibadah tetap dibuka, rumah sakit merawat seperti biasa, dan sekolah melakukan kegiatan belajar tanpa gangguan.

Semangat kota memang terpukul, tapi tidak terpuruk.

Gerak cepat Pemkot dengan Koordinasi Menyeluruh

Baca Juga: Ini Profil Lengkap Feby Belinda, Istri Ahmad Sahroni yang Jarang Kesorot Media

Pemulihan dilakukan secara sistemik. Perbaikan difokuskan pada fasilitas publik paling mendesak khususnya lampu lalu lintas di jalur sibuk dengan pengerahan personel dari berbagai sektor seperti PUPR, Forkopimda, hingga pihak pusat dan MPR RI pemilik gedung cagar budaya.

Bandung mungkin terluka, namun nyalinya tak padam. Di bawah semangat kebersamaan dan kesigapan, kota ini terus berdetak layanan berlanjut, harapan membara, dengan tekad untuk pulih lebih kuat dari sebelumnya. (Ones-mg-PNM/kid)

Editor : Nur Wachid
#Demo 1 september #bandung #layanan publik tetap berjalan #kota bandung #wali kota bandung