Jawa Pos Radar Lawu - Kota Kembang pagi, demo 1 September 2025 berubah jadi lautan manusia.
Ribuan peserta aksi turun ke jalan, memenuhi titik-titik strategis di pusat kota dalam aksi demo Bandung.
Bandung yang biasanya tenang mendadak sesak oleh suara yel-yel, spanduk, dan bendera tuntutan.
Titik-titik Panas yang Dikepung Massa
Sejak pagi, beberapa lokasi vital sudah dipadati peserta aksi:
• Gedung Sate jantung pemerintahan Jawa Barat jadi simbol utama protes.
• DPRD Jabar massa memenuhi halaman dan jalan sekitar, menuntut para wakil rakyat bersuara lantang.
• Jl. Diponegoro & Jl. Asia Afrika arus lalu lintas tersendat, kendaraan praktis merayap.
• Alun-Alun Bandung titik kumpul terbesar, diwarnai orasi dan aksi teatrikal mahasiswa.
Gelombang Tuntutan
Suara massa bergema membawa sejumlah desakan:
1. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai langkah konkret pemberantasan korupsi.
2. Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap DPR dan pemerintah atas berbagai kebijakan kontroversial.
3. Meminta reformasi institusi keamanan agar kasus kekerasan terhadap warga tak terulang.
4. Menuntut keadilan bagi sejumlah kasus pelanggaran HAM yang dianggap tak terselesaikan.
Kota yang Berdenyut di Tengah Aksi
Baca Juga: Demo 1 September Digelar di 7 Titik Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
Suasana Bandung hari ini bukan sekadar keramaian, melainkan denyut perlawanan yang menggema.
Pedagang kaki lima terpaksa menutup lapak lebih awal, angkot mengubah rute, dan masyarakat memilih menghindari pusat kota.
Meski demikian, koordinator aksi menegaskan gerakan ini damai, terorganisir, dan tidak berniat merusak fasilitas publik. (Ones-mg-PNM/kid)
Editor : Nur Wachid