Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Polda DIY Klaim Diserang Molotov hingga Sajam, Demo Jogja Memanas Sabtu Malam sampai Minggu Pagi

Nur Wachid • Senin, 1 September 2025 | 03:45 WIB
Kondisi Polda DIY usai demo Jogja memanas Sabtu hingga Minggu dini hari.
Kondisi Polda DIY usai demo Jogja memanas Sabtu hingga Minggu dini hari.

YOGYAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Situasi mencekam terjadi di Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), saat Demo Jogja, Sabtu malam (30/8) hingga Minggu pagi (31/8).

Sekelompok massa tak dikenal disebut menyerang Mapolda dengan menggunakan batu, petasan, bom molotov hingga senjata tajam.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengatakan aksi dimulai sekitar pukul 21.40 WIB. Sekitar 50 orang datang dan langsung meneriaki serta melempari petugas jaga.

“Kelompok tersebut juga menarik kawat duri yang digunakan sebagai pagar sementara oleh Polda DIY,” ungkap Ihsan dalam keterangan tertulis.

Situasi Semakin Memanas hingga Pagi

Tak lama berselang, sekitar pukul 22.10 WIB, warga dari sisi timur Mapolda yang terganggu oleh aksi tersebut, turut mendatangi lokasi.

Akibatnya, terjadi bentrokan antara dua kelompok—massa penyerang dan warga sekitar—yang saling melempar batu di depan Mapolda DIY.

Jumlah massa pun terus bertambah hingga pukul 22.30 WIB. Menurut Ihsan, kelompok jaga warga berjumlah sekitar 200 orang, sementara massa perusuh mencapai 500 orang.

Aksi penyerangan terus berlangsung hingga Minggu pagi. Petugas dari Polri dan TNI terus melakukan pengamanan dan upaya pembubaran hingga pukul 06.00 WIB.

“Penyerangan menggunakan batu, molotov, petasan bahkan senjata tajam terus terjadi sampai dini hari,” jelasnya.

Korban Luka dan Penangkapan

Dari kerusuhan tersebut, enam orang menjadi korban. Lima di antaranya dari kelompok massa penyerang, dan satu dari aparat pengamanan. Semua korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda DIY.

Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah pelaku. Mengejutkannya, beberapa yang ditangkap masih berstatus pelajar SMP dan SMA/SMK. Tes urine menunjukkan beberapa di antaranya positif narkoba.

“Barang bukti yang diamankan yakni satu senjata tajam dan dua bom molotov,” sebut Ihsan.

Baca Juga: Mendadak viral, Pictniq Land Jogja Jadi Magnet Baru Wisata Kekinian di Yogyakarta

Imbauan dan Respons Polda DIY

Kombes Ihsan menyayangkan keterlibatan anak-anak dalam aksi yang ia sebut sebagai tindakan anarkistis.

Ia juga mengapresiasi warga sekitar Mapolda yang aktif menjaga keamanan lingkungan mereka.

“Silakan sampaikan aspirasi secara tertib. Waspadai provokasi yang merusak perjuangan demokrasi,” tegasnya.

Jalan Ring Road Utara yang sempat diblokade akibat aksi massa kini telah dibuka kembali. Polda DIY menegaskan akan menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Yogyakarta serta meminta masyarakat tetap waspada dan tidak terpancing. (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#polda diy #demo jogja #molotov #update #Diserang