Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Update Demo Solo: TNI Dikerahkan, Gas Air Mata Pecah di Shelter Manahan

Nur Wachid • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 02:22 WIB
Demo Solo pecah di Shelter Manahan.
Demo Solo pecah di Shelter Manahan.

SOLO, Jawa Pos Radar Lawu – Ketegangan mewarnai demo Solo yang digelar ratusan pengemudi driver ojol di sekitar Mako Brimob Batalyon C Pelopor Solo, Jumat (29/8/2025) sore.

Aksi yang dipicu kematian tragis Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob, kini menjalar hingga Kota Bengawan.

Situasi makin panas setelah aparat kepolisian menembakkan gas air mata secara bertubi-tubi ke arah massa.

Salah satu titik yang paling terdampak adalah Shelter Manahan, kawasan kuliner yang biasanya ramai dikunjungi warga Solo dan wisatawan.

Gas Air Mata Masuk Foodcourt, Warga Panik

Dilansir dari Radar Solo, insiden pertama terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sebuah tabung gas air mata dilaporkan nyasar ke dalam area foodcourt Shelter Manahan. Pengunjung yang sedang makan berlarian menyelamatkan diri.

“Tiba-tiba banyak orang lari, terus gas air mata jatuh di bawah meja tempat saya makan,” ungkap Ayu, seorang pelajar yang saat itu berada di lokasi.

Pedagang Menjerit, TNI Dikerahkan Jaga Situasi

Banyak pedagang di Shelter Manahan mengeluhkan dampak represif dari aksi pengamanan. Dwi, salah satu penjual kuliner, mengaku syok karena gas air mata juga menyasar warga biasa.

“Ora cetho! Wong shelter ora ngerti opo-opo keno imbas. Ya Allah, opo ra mesakne karo wong cilik,” keluhnya.

Aksi demo ini merupakan lanjutan dari protes nasional atas kematian Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol asal Jakarta yang tewas dilindas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob saat aksi protes damai di depan Gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025).

Kejadian tragis tersebut telah menyulut kemarahan di berbagai kota. Aksi solidaritas dari pengemudi ojol dan mahasiswa digelar di Jakarta, Yogyakarta, Makassar, hingga Solo.

Situasi Masih Terkendali, Tapi Tegang

Meski gas air mata sempat reda pada sore hari, konsentrasi massa masih tinggi di sekitar Manahan dan Stadion Sriwedari.

Aparat gabungan TNI-Polri tetap berjaga hingga malam dengan status siaga satu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban luka-luka atau penangkapan dalam aksi demonstrasi Solo.

Namun, warga diminta tetap waspada dan menghindari area konflik untuk menghindari dampak lanjutan. (kid)

Editor : Nur Wachid
#brimob #update #tni #driver ojol #demo solo #Affan Kurniawan #manahan #barracuda