JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Kasus kematian tragis Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, terus menyita perhatian publik.
Tidak hanya keluarga dan masyarakat, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) selaku almamater almarhum juga menyampaikan dukacita mendalam sekaligus mendukung penuh proses hukum terhadap para pelaku.
Ilham merupakan alumnus angkatan 2006 Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Unsoed.
Ia diketahui menjadi korban penculikan yang berujung kematian di wilayah Jakarta.
Jenazahnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, diduga dibunuh setelah sebelumnya diculik oleh pelaku yang sudah diringkus oleh Polda Metro Jaya.
Unsoed Sampaikan Duka dan Apresiasi Penangkapan Pelaku
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Sabtu (23/8/2025), Rektor Unsoed dan seluruh sivitas akademika menyatakan kehilangan besar atas kepergian Ilham.
Ia dikenal sebagai sosok cerdas, berdedikasi, dan memiliki semangat juang tinggi semasa kuliah hingga kariernya di dunia perbankan.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar Unsoed,” tulis pihak kampus.
Unsoed juga mengapresiasi langkah cepat dan tegas dari pihak Polda Metro Jaya yang telah menangkap terduga pelaku penculikan dan pembunuhan Ilham.
Respons cepat tersebut menurut pihak kampus mencerminkan komitmen aparat dalam menjaga rasa aman dan kepastian hukum di tengah masyarakat.
Desakan Proses Hukum Transparan dan Profesional
Tak hanya mendukung penangkapan, Unsoed juga meminta agar seluruh proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel.
Mereka menilai hal ini penting untuk memberikan keadilan kepada keluarga korban serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
“Kejelasan dan keterbukaan proses hukum sangat penting, bukan hanya untuk memberi kepastian kepada keluarga korban, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia,” tegas Unsoed.
Doa untuk Ilham dan Harapan Keadilan
Dalam penutup pernyataan, kampus mendoakan agar almarhum Ilham Pradipta mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Mereka juga berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini.
Tragedi yang menimpa Ilham telah menggugah banyak pihak.
Termasuk komunitas akademik, agar kekerasan terhadap profesional muda seperti dirinya tidak terulang.
Kampus berharap kasus ini menjadi momentum penegakan hukum yang tegas sekaligus refleksi bersama akan pentingnya keamanan dalam menjalani profesi. (kid)
Editor : Nur Wachid