Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kemendikdasmen Prioritaskan Karakter, Kesejahteraan, dan Kompetensi Guru dalam Strategi Pendidikan Nasional Berbasis Kolaborasi

Mizan Ahsani • Rabu, 30 Juli 2025 | 22:10 WIB

 

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dan jajaran pengurus berkunjung ke Mendikdasmen RI Abdul Mu
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dan jajaran pengurus berkunjung ke Mendikdasmen RI Abdul Mu

Jawa Pos Radar Lawu – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan tiga pilar utama sebagai fokus pengembangan pendidikan nasional, yaitu penguatan karakter siswa, peningkatan kesejahteraan guru, serta pengembangan kompetensi dan kualifikasi tenaga pendidik.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, saat menerima kunjungan jajaran Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di kantornya, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

“Karakter anak terbentuk dari kebiasaan yang dibangun sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, melalui media, maupun lingkungan sosial,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter menjadi fondasi utama untuk membentuk generasi Indonesia yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual.

Menurutnya, sekolah adalah rumah kedua yang berperan besar dalam membentuk nilai-nilai moral dan kebiasaan positif.

Sedangkan keluarga tetap menjadi basis utama penanaman nilai, dengan dukungan dari media dan masyarakat.

Lebih lanjut, Mu’ti menyebutkan bahwa keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada peran guru.

Meskipun teknologi berkembang pesat, guru tetap memiliki posisi tak tergantikan sebagai mentor, inspirator, dan motivator utama siswa.

“Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi penggerak semangat belajar dan pembentuk karakter peserta didik. Maka kesejahteraan dan kompetensi mereka wajib diperkuat,” ujarnya.

Sebagai bentuk konkret pendidikan karakter, Kemendikdasmen mengedepankan program '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat' yang meliputi bangun pagi, ibadah, olahraga, makan bergizi, semangat belajar, peduli lingkungan, dan tidur cukup. Tradisi sederhana ini dinilai mampu membentuk kebiasaan positif sejak dini.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyambut baik kesamaan misi antara Kemendikdasmen dan LDII.

Ia menyampaikan, banyak program LDII seperti peningkatan kapasitas guru, pembinaan karakter, serta pengembangan lingkungan belajar bebas kekerasan ternyata sejalan dengan prioritas pemerintah.

“Kami bersyukur ternyata program LDII sangat sinkron dengan kebijakan Kemendikdasmen, termasuk dalam menciptakan suasana belajar yang riang dan mendukung pertumbuhan karakter anak,” ungkap Chriswanto.

Ia juga menyampaikan harapannya agar LDII mendapatkan dukungan pembaruan materi ajar, serta kerja sama dalam penerapan lagu-lagu edukatif untuk mendukung pembiasaan nilai positif di satuan pendidikan LDII.

Dalam waktu dekat, tindak lanjut konkret kerja sama ini akan dilakukan. Komunikasi dengan direktorat terkait di Kemendikdasmen pun telah dimulai untuk merealisasikan berbagai agenda kolaborasi tersebut.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#kemendikdasmen #kompentensi guru #ldii #pendidikan karaktar #kesejahteraan guru