Jawa Pos Radar Lawu - Di era digital saat ini, kecanduan gadget atau ponsel pintar menjadi tantangan besar, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Mulai dari scrolling media sosial, bermain game, hingga binge-watching video, tanpa sadar waktu belajar, bersosialisasi, bahkan istirahat ikut tergerus.
Namun, ada cara efektif yang tak hanya mengurangi waktu layar (screen time), tetapi juga meningkatkan keterampilan sosial dan kepemimpinan, yaitu dengan aktif berorganisasi.
Banyak riset menunjukkan bahwa penggunaan HP berlebihan berdampak pada konsentrasi belajar, kesehatan mental, hingga kualitas tidur.
Ketergantungan terhadap notifikasi dan dunia maya membuat banyak siswa dan mahasiswa kehilangan fokus, menjadi lebih mudah stres, dan minim interaksi nyata.
Solusinya? Aktif di Organisasi Sekolah atau Kampus
Dengan bergabung dalam organisasi siswa atau kemahasiswaan, kamu akan memiliki lebih banyak kegiatan positif yang melibatkan interaksi langsung, kerja tim, tanggung jawab, dan manajemen waktu.
Beberapa manfaat nyatanya antara lain:
Mengurangi waktu luang untuk bermain HP
Menambah teman dan jaringan pergaulan sehat
Melatih kemampuan komunikasi dan kepemimpinan
Meningkatkan kepercayaan diri dan empati
Membangun portofolio non-akademik untuk masa depan
Jenis Organisasi yang Bisa Diikuti
Untuk siswa SMP/SMA:
Baca Juga: Aset UI Berpotensi Biayai Kuliah Gratis bagi Mahasiswa Reguler
OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
Ekstrakurikuler seperti Pramuka, PMR, Jurnalistik, Teater, Paskibra
Klub minat: Bahasa Inggris, Sains, IT, atau Fotografi
Untuk mahasiswa:
BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)
UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa): Musik, Olahraga, Karya Ilmiah, Pecinta Alam
Organisasi kampus berbasis keagamaan, kewirausahaan, atau sosial
Komunitas volunteer dan pengabdian masyarakat
Berorganisasi membuat kamu lebih banyak bergerak, berpikir, dan bertemu langsung dengan orang lain.
Inilah yang secara perlahan akan mengalihkan fokus dari layar HP ke dunia nyata yang lebih kaya pengalaman dan pembelajaran.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun