Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Sekolah Rakyat Bantu Pemda Optimalkan Aset dan Perkuat Pendidikan

Mizan Ahsani • Rabu, 30 Juli 2025 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian

Jawa Pos Radar Lawu - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat, program prioritas Presiden Prabowo Subianto, tidak hanya memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membantu pemerintah daerah mengoptimalkan aset yang selama ini terbengkalai.

Dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Tito mengungkapkan banyak pemerintah daerah yang secara sukarela mengajukan diri untuk mendukung program ini dengan menawarkan aset lahan atau bangunan milik mereka.

Ia menilai langkah tersebut positif karena selain membantu masyarakat miskin, juga mengubah aset yang sebelumnya idle menjadi bermanfaat.

Menurut Tito, aset yang tidak terpakai justru membebani daerah karena tetap harus dirawat.

Namun, melalui program Sekolah Rakyat, aset-aset itu bisa difungsikan menjadi fasilitas pendidikan berbasis asrama bagi siswa dari kalangan prasejahtera.

Hal ini diyakini berdampak jangka panjang karena berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan turut menggerakkan ekonomi lokal melalui kebutuhan logistik sekolah, seperti bahan bangunan hingga konsumsi harian siswa.

Dalam rapat terbatas yang digelar bersama Presiden Prabowo, sejumlah menteri turut hadir untuk membahas kelanjutan program ini, termasuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Program Sekolah Rakyat ini tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai institusi pendidikan berasrama dari tingkat SD hingga SMA, dan dijalankan secara lintas kementerian dengan Kementerian Sosial sebagai koordinator utamanya.

Pada tahap awal yang ditargetkan selesai akhir Juli 2025, sebanyak 100 Sekolah Rakyat akan dibuka di berbagai wilayah, meliputi Sumatera, Jawa, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, NTB, dan NTT.

Pemerintah menargetkan total 200 Sekolah Rakyat bisa beroperasi di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2025.

(*/naz)
Penulis: Diva Vania Candrawati/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#sdm unggul #aset daerah #Sekolah Rakyat #pendidikan anak #Pendidikan Berasrama