Jawa Pos Radar Lawu - Emas bukan hanya lambang kemewahan, tapi juga komoditas strategis yang menopang perekonomian global. Dari cadangan devisa negara hingga industri elektronik, permintaan terhadap emas terus meningkat setiap tahun. Tak heran, banyak negara berlomba memperkuat produksi emasnya untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia.
Berdasarkan data produksi tahun 2020, berikut adalah 10 negara dengan produksi emas terbesar di dunia, lengkap dengan fakta menarik dari masing-masing negara.
1. China – 368,3 Ton
China mempertahankan posisinya sebagai produsen emas terbesar dunia selama empat tahun berturut-turut, dengan kontribusi sekitar 11 persen dari total produksi global. Tambang emas tersebar di berbagai provinsi, didukung oleh teknologi pengolahan yang sangat modern.
2. Rusia – 331,1 Ton
Sejak 2010, Rusia terus meningkatkan produksinya dan berhasil menggeser Australia dari posisi kedua. Menariknya, dua pertiga dari emas yang ditambang dibeli langsung oleh pemerintah, menjadikan emas sebagai bagian dari strategi cadangan nasional.
3. Australia – 327,8 Ton
Australia dikenal dengan tambang-tambang raksasa seperti Cadia Valley dan Mount Morgans. Emas menjadi penyumbang utama ekspor Australia, menyumbang lebih dari setengah nilai total ekspor dan sekitar 8% dari PDB nasional.
4. Amerika Serikat – 190,2 Ton
Meski mengalami penurunan produksi, Amerika Serikat masih kuat di posisi keempat. Negara bagian Nevada menyumbang sekitar 80% produksi emas nasional, menjadikannya pusat tambang utama di AS.
5. Kanada – 170,6 Ton
Produksi emas Kanada sempat turun sekitar 12% pada 2020, namun tetap bertahan di lima besar. Tambang Canadian Malartic merupakan salah satu penyumbang utama, menghasilkan lebih dari 16 ton emas per tahun.
6. Ghana – 138,7 Ton
Sebagai produsen emas terbesar di Afrika, Ghana telah melampaui Afrika Selatan sejak 2019. Sektor pertambangannya tumbuh pesat, didorong oleh kebijakan investasi dan eksplorasi yang agresif.
7. Brasil – 107,0 Ton
Brasil mengalami lonjakan produksi signifikan, terutama dari wilayah Amazon. Namun, pertumbuhan ini juga menimbulkan kekhawatiran lingkungan karena aktivitas tambang yang merambah kawasan hutan tropis.
8. Uzbekistan – 101,6 Ton
Negara ini dikenal dengan Tambang Muruntau, salah satu tambang emas terbesar di dunia. Tambang ini menghasilkan hampir seluruh produksi nasional, yaitu sekitar 94,6 ton per tahun.
9. Meksiko – 101,6 Ton
Meksiko mengalami pertumbuhan produksi emas yang sangat cepat dalam satu dekade terakhir. Dari hanya 50 ton pada 2008, produksinya melonjak menjadi lebih dari 100 ton dan kini stabil di kisaran tersebut.
10. Indonesia – 100,9 Ton
Indonesia resmi berada di posisi kesepuluh dunia dalam hal produksi emas. Tambang Grasberg di Papua menjadi andalan utama, menyumbang sekitar 3 persen dari kebutuhan emas dunia. Dengan produksi lebih dari 100 ton per tahun, Indonesia menunjukkan potensi besar dalam sektor pertambangan emas global. (fin)