Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk Daftar dan Jadi Sorotan Berkat Tambang Papua

Sukma Maharani Putri • Rabu, 30 Juli 2025 | 00:48 WIB

 

 

 

Indonesia produksi lebih dari 100 ton emas per tahun dan jadi bagian elite produsen emas dunia.
Indonesia produksi lebih dari 100 ton emas per tahun dan jadi bagian elite produsen emas dunia.

Jawa Pos Radar Lawu - Emas bukan hanya lambang kemewahan, tapi juga komoditas strategis yang menopang perekonomian global. Dari cadangan devisa negara hingga industri elektronik, permintaan terhadap emas terus meningkat setiap tahun. Tak heran, banyak negara berlomba memperkuat produksi emasnya untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia.

Berdasarkan data produksi tahun 2020, berikut adalah 10 negara dengan produksi emas terbesar di dunia, lengkap dengan fakta menarik dari masing-masing negara.

1. China – 368,3 Ton

China mempertahankan posisinya sebagai produsen emas terbesar dunia selama empat tahun berturut-turut, dengan kontribusi sekitar 11 persen dari total produksi global. Tambang emas tersebar di berbagai provinsi, didukung oleh teknologi pengolahan yang sangat modern.

2. Rusia – 331,1 Ton

Sejak 2010, Rusia terus meningkatkan produksinya dan berhasil menggeser Australia dari posisi kedua. Menariknya, dua pertiga dari emas yang ditambang dibeli langsung oleh pemerintah, menjadikan emas sebagai bagian dari strategi cadangan nasional.

3. Australia – 327,8 Ton

Australia dikenal dengan tambang-tambang raksasa seperti Cadia Valley dan Mount Morgans. Emas menjadi penyumbang utama ekspor Australia, menyumbang lebih dari setengah nilai total ekspor dan sekitar 8% dari PDB nasional.

4. Amerika Serikat – 190,2 Ton

Meski mengalami penurunan produksi, Amerika Serikat masih kuat di posisi keempat. Negara bagian Nevada menyumbang sekitar 80% produksi emas nasional, menjadikannya pusat tambang utama di AS.

5. Kanada – 170,6 Ton

Produksi emas Kanada sempat turun sekitar 12% pada 2020, namun tetap bertahan di lima besar. Tambang Canadian Malartic merupakan salah satu penyumbang utama, menghasilkan lebih dari 16 ton emas per tahun.

6. Ghana – 138,7 Ton

Sebagai produsen emas terbesar di Afrika, Ghana telah melampaui Afrika Selatan sejak 2019. Sektor pertambangannya tumbuh pesat, didorong oleh kebijakan investasi dan eksplorasi yang agresif.

7. Brasil – 107,0 Ton

Brasil mengalami lonjakan produksi signifikan, terutama dari wilayah Amazon. Namun, pertumbuhan ini juga menimbulkan kekhawatiran lingkungan karena aktivitas tambang yang merambah kawasan hutan tropis.

8. Uzbekistan – 101,6 Ton

Negara ini dikenal dengan Tambang Muruntau, salah satu tambang emas terbesar di dunia. Tambang ini menghasilkan hampir seluruh produksi nasional, yaitu sekitar 94,6 ton per tahun.

9. Meksiko – 101,6 Ton

Meksiko mengalami pertumbuhan produksi emas yang sangat cepat dalam satu dekade terakhir. Dari hanya 50 ton pada 2008, produksinya melonjak menjadi lebih dari 100 ton dan kini stabil di kisaran tersebut.

10. Indonesia – 100,9 Ton

Indonesia resmi berada di posisi kesepuluh dunia dalam hal produksi emas. Tambang Grasberg di Papua menjadi andalan utama, menyumbang sekitar 3 persen dari kebutuhan emas dunia. Dengan produksi lebih dari 100 ton per tahun, Indonesia menunjukkan potensi besar dalam sektor pertambangan emas global. (fin)

 

Editor : AA Arsyadani
#tambang emas terbesar di dunia #tambang emas Indonesia #tambang emas