Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

7 Misteri Bukit Purba di Wonogiri yang Menyimpan Emas 1,5 Juta Ton, Jadi Rebutan Investor Asing?

Nur Wachid • Selasa, 29 Juli 2025 | 15:29 WIB
Bukit emas di Wonogiri, Jawa Tengah.
Bukit emas di Wonogiri, Jawa Tengah.

WONOGIRI, Jawa Pos Radar Lawu – Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, belakangan mencuat sebagai kawasan tambang potensial yang menyimpan emas dalam jumlah besar.

Fakta ini terungkap dari hasil eksplorasi Badan Survei Geologi dan Pemkab Wonogiri, yang telah dipublikasikan dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2017.

Setidaknya ada tujuh lokasi misterius yang tersebar di wilayah berbukit purba, menyimpan logam mulia yang belum tergarap maksimal.

Berikut ini tujuh misteri tambang emas dan mineral yang kini mulai menarik perhatian, termasuk dari perusahaan asing.

1. Bukit Randu Kuning, Selogiri: Tambang Utama Emas Wonogiri

Terletak di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Bukit Randu Kuning dikenal sebagai pusat kandungan emas utama.

Menurut survei Departemen Pertambangan, di kawasan ini terdapat bijih emas berkadar 10–15 gram/ton, dengan estimasi total kandungan emas sebesar 194,423 ton.

Tambang ini pernah dilirik oleh Augur Resources Ltd, perusahaan asal Sydney, Australia. 

Perusahaan tersebut mengklaim bahwa lahan seluas 3.928 hektare di bagian utara Wonogiri mengandung emas dan tembaga dalam skala besar.

2. Desa Keloran, Selogiri: Potensi Mineral yang Terabaikan

Masih di Kecamatan Selogiri, Desa Keloran menyimpan potensi bijih emas dan mineral lain yang menjadi bagian dari estimasi total 20,7 ton logam mulia.

Sayangnya, eksplorasi di sini belum masif, meski secara geologis lokasinya masih dalam satu jalur dengan tambang Randu Kuning.

3. Gunung Emas di Jatiroto: Warisan Geologi yang Menggiurkan

Warga Dusun Mesu, Desa Boto, Kecamatan Jatiroto, menyebut salah satu bukitnya sebagai "Gunung Emas".

Penamaan itu bukan tanpa alasan. Di kawasan ini, aktivitas tambang tradisional sudah berlangsung lama, memperkuat klaim bahwa kandungan emas cukup tinggi.

Bukit ini menjadi salah satu titik dari total bijih emas 1,5 juta ton di tiga kecamatan: Selogiri, Karangtengah, dan Jatiroto.

4. Perbukitan Purwoharjo, Karangtengah: Jejak Urat Kuarsa Penuh Logam Mulia

Masih terhubung secara geologi dengan Gunung Emas, bukit-bukit di Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah, menyimpan kandungan emas yang terbentuk dari proses hidrotermal jutaan tahun lalu.

Di sinilah urat-urat kuarsa terbentuk dari larutan magmatik yang mengikat emas dan logam ikutan lainnya.

5. Tambang Batu Kalsit di Pracimantoro: Lahan Galian 1.000 Hektare

Tak hanya emas, Kecamatan Pracimantoro memiliki potensi batu kalsit dengan lahan galian mencapai 1.000 hektare.

Meskipun bukan logam mulia, potensi ini sangat penting untuk industri bahan bangunan dan keramik.

6. Kawasan Gypsum di Batuwarno dan Eromoko

Kandungan batuan kapur dengan gypsum ditemukan di dua kecamatan sekaligus: Batuwarno dan Eromoko, masing-masing seluas sekitar 10 hektare.

Gypsum sangat dibutuhkan dalam industri semen dan pertanian, dan hingga kini belum banyak dilirik secara serius.

7. Tambang Pasir Besi (Kuarsa) di Batuwarno

Selain gypsum, tambang pasir besi atau kuarsa seluas 10 hektare di Batuwarno juga menyimpan potensi besar.

Kuarsa digunakan dalam industri kaca, keramik, hingga teknologi semikonduktor.

Investor Asing Mulai Melirik Potensi Tambang Wonogiri

Potensi tambang emas Wonogiri yang luar biasa ini mulai menjadi incaran berbagai pihak.

Tak terkecuali investor asing seperti Augur Resources Ltd, yang sudah lebih dulu memetakan kandungan emas dan tembaga di bagian utara kabupaten ini.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri pun menyambut peluang ini sebagai cara untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, Pemkab menegaskan pentingnya kolaborasi yang ramah lingkungan dan tidak merugikan warga.

“Potensi SDA di Wonogiri menjanjikan, tapi perlu kerja sama yang sinergis agar menjadi sumber PAD yang nyata,” ujar sumber dari Dinas ESDM Jawa Tengah. (kid)

Editor : Nur Wachid
#selogiri #wonogiri #emas #Jatiroto