Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Empat Pelajar Indonesia Bersinar di Dubai, Bawa Pulang 4 Medali dari Olimpiade Kimia Internasional 2025

Nur Wachid • Minggu, 27 Juli 2025 | 20:40 WIB

Olimpiade Kimia Internasional 2025
Olimpiade Kimia Internasional 2025
Jawa Pos Radar Lawu-Di bawah langit Dubai yang panas dan penuh persaingan, empat pelajar Indonesia mencatat sejarah manis.

Mereka bukan hanya sekadar siswa biasa, melainkan duta muda sains Tanah Air yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di panggung dunia.

Dalam ajang bergengsi International Chemistry Olympiad (IChO) ke-57 yang digelar pada 5–14 Juli 2025 di Uni Emirat Arab, tim Indonesia berhasil membawa pulang dua medali perak dan dua medali perunggu.

Ini bukan sekadar angka, melainkan simbol kerja keras, dedikasi, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Prestasi Gemilang, Cerita yang Menginspirasi

Dua medali perak diraih oleh Muhammad Clerisyad Atthahirzi dari SMA Al Wafi IBS Bogor dan Sultan El Shirazy dari SMA Negeri 17 Palembang.

Clerisyad tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Soal-soalnya sangat menantang. Tapi akhirnya bisa membawa medali perak untuk Indonesia, rasanya luar biasa,” ungkapnya dengan wajah penuh semangat.

Sultan, yang tahun lalu meraih perunggu, kini naik kelas. Ia berhasil meraih medali perak. “Saya sempat berharap emas, tapi tetap bersyukur dengan hasil ini. Setidaknya saya bisa terus mengharumkan nama Indonesia,” tuturnya lega.

Sementara itu, dua medali perunggu lainnya diraih oleh Darren Mikael Chauhari dari SMAS 1 Kristen BPK Penabur Jakarta dan Bramantyo Abimanyu dari SMA Labschool Kebayoran Jakarta. Mereka membuktikan bahwa dedikasi dan belajar dengan semangat tinggi bisa mengantarkan ke panggung internasional.

Di Balik Medali, Ada Proses Panjang yang Tak Terlihat

Keberhasilan ini tentu tidak terjadi dalam semalam. Di balik empat medali itu, ada proses panjang yang mereka jalani—mulai dari seleksi nasional hingga pembinaan intensif yang diorganisasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Maria Veronica Irene Herdjiono, Kepala Puspresnas, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para siswa. “Mereka telah melewati tiga tahapan pembinaan yang panjang dan menantang.

Terima kasih juga untuk para pembina yang telah mendampingi dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Selama kompetisi, keempat siswa didampingi oleh tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB): Deana Wahyuningrum, Fainan Failamani, dan Rindia Maharani Putri. Deana mengungkapkan, “Persaingan tahun ini sangat ketat. Tapi anak-anak Indonesia bisa menunjukkan kapasitas terbaik mereka. Saya yakin ke depan, mereka akan tampil lebih kuat.”

Lebih dari Sekadar Medali

IChO bukan sekadar kompetisi kimia. Ia adalah tempat lahirnya calon-calon ilmuwan masa depan yang akan menjadi penentu arah kemajuan bangsa.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki generasi muda yang mampu bersaing di kancah global.

Semoga pencapaian luar biasa ini tidak hanya menjadi kabar baik untuk hari ini, tapi juga menyulut semangat bagi ribuan pelajar lain di seluruh pelosok negeri. Bahwa ilmu, kerja keras, dan semangat pantang menyerah—itulah kunci menuju dunia yang lebih luas.(galuh-mg-pnm/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#prestasi #indonesia #ICho #olimpiade