Jawa Pos Radar Lawu - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa pada tahun ajaran 2025 tidak akan ada perubahan kurikulum nasional.
Pernyataan ini disampaikan sebagai klarifikasi terhadap berbagai kabar simpang siur yang menyebut akan ada pergantian kurikulum.
Faktanya, Kemendikbudristek tetap mengacu pada Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum operasional yang berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
Kurikulum Merdeka Masih Jadi Acuan
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr.
Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka tetap digunakan karena dinilai lebih fleksibel, berpusat pada siswa, serta mendorong pembelajaran yang mendalam dan kontekstual.
Kurikulum ini memberikan keleluasaan bagi guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan dan potensi siswa.
Tidak Perlu Bingung: Buku dan Modul Tidak Berganti
Baca Juga: Nggak Cuma Modal Cinta! Simak Rahasia Pendidikan Pranikah yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Ijab Kabul!
Selain itu, orang tua maupun guru diimbau untuk tidak khawatir terkait buku ajar maupun modul pembelajaran.
Semua materi yang sudah disiapkan untuk Kurikulum Merdeka tetap relevan dan digunakan dalam proses belajar mengajar di tahun ajaran 2025.
Baca Juga: 3 Tempat Makan Malam di Purwokerto yang Bikin Kamu Ketagihan Balik Lagi ke Kota Satria!
Kemendikbudristek juga memastikan bahwa tidak akan ada pengeluaran tambahan untuk membeli buku baru, karena materi yang tersedia saat ini masih sesuai dengan struktur kurikulum yang berjalan.
Evaluasi Terus Berjalan
Meski tidak ada perubahan kurikulum secara struktural, pemerintah tetap melakukan evaluasi dan penyempurnaan pada pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Evaluasi ini dilakukan berdasarkan hasil asesmen nasional dan masukan dari para pemangku kepentingan, termasuk guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan di berbagai daerah.
Bagi para pendidik, siswa, dan orang tua, informasi ini tentu membawa kejelasan sekaligus ketenangan dalam menghadapi tahun ajaran baru. (ones-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid