Jawa Pos Radar Lawu-Pendaftaran Beasiswa Bundling LPDP tahap kedua tahun 2025 masih dibuka hingga 31 Juli 2025 dan menjadi kesempatan emas bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri dengan dukungan pendanaan penuh.
Skema bundling ini berbeda dari beasiswa LPDP 2025 pada umumnya karena memberikan fleksibilitas dan keuntungan ganda.
Yakni peserta bisa mendaftar dua jalur beasiswa sekaligus, yakni Beasiswa Prioritas Kemitraan dan salah satu dari jalur Beasiswa Afirmasi, Targeted, atau Umum.
Dengan sistem pendaftaran ganda ini, peluang pelamar untuk diterima di universitas-universitas unggulan dunia semakin besar.
Selain memberikan pendanaan kuliah secara fully funded, program ini juga mencakup berbagai fasilitas tambahan.
Di antaranya biaya transportasi internasional, asuransi kesehatan, visa studi, tunjangan hidup bulanan, bahkan dukungan untuk kegiatan akademik seperti seminar internasional dan publikasi ilmiah.
Terdapat empat universitas mitra internasional yang terlibat dalam program Beasiswa Bundling LPDP tahap kedua ini, yaitu:
1.Nanyang Technological University (NTU), Singapura – untuk program doktoral dalam bidang STEM maupun non-STEM,
2.National University of Singapore (NUS) Business School – untuk program magister di berbagai bidang bisnis dan keuangan,
3.University of New South Wales (UNSW), Australia – untuk program doktoral di bidang energi, pangan, teknologi, dan seni kreatif,
4.University of Dundee, Inggris – untuk program doktoral yang berfokus pada Life Sciences seperti bioteknologi dan riset kesehatan tropis.
LPDP menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional dan transparan serta bebas dari pungutan biaya.
Calon pelamar diimbau untuk berhati-hati terhadap praktik penipuan atau oknum yang mengatasnamakan LPDP.
Segala bentuk pelanggaran dan pemalsuan dokumen akan diberi sanksi tegas.
Bagi generasi muda yang ingin berkontribusi di bidang strategis nasional dan menjadi pemimpin masa depan, Beasiswa Bundling LPDP 2025 adalah peluang istimewa yang tidak boleh dilewatkan.
Satu langkah pendaftaran dapat membuka dua jalur prestisius sekaligus menuju pendidikan tinggi terbaik dunia.(galuh-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid