Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

SMP Al Islam 1 Surakarta Tutup MPLS dengan Kunjungan Edukatif ke Museum Radya Pustaka

Mizan Ahsani • Kamis, 17 Juli 2025 | 19:50 WIB

Antusiasme para murid baru berkunjung ke Museum Radya Pustaka
Antusiasme para murid baru berkunjung ke Museum Radya Pustaka

Jawa Pos Radar Lawu - Sebagai puncak kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026,

Sebanyak 215 siswa baru kelas VII SMP Al Islam 1 Surakarta mengikuti kegiatan edukatif berupa kunjungan ke Museum Radya Pustaka, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budaya lokal dan menanamkan nilai-nilai sejarah sejak dini.

MPLS Tak Hanya Orientasi Sekolah, Tapi Juga Pendidikan Karakter

Rangkaian MPLS di SMP Al Islam 1 Surakarta berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak Senin (14/7).

Tidak hanya berisi orientasi sekolah dan pengenalan lingkungan, kegiatan MPLS juga diisi dengan materi penguatan karakter melalui tema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang diterapkan di tiga gedung sekolah berbeda.

Setiap pagi dimulai dengan kegiatan literasi ringan seperti membaca novel, komik, atau artikel edukatif.

Pendekatan ini bertujuan membentuk kebiasaan belajar positif sekaligus menciptakan suasana MPLS yang menyenangkan dan bermakna.

Edukasi Sejarah di Museum Radya Pustaka, Solo

Kegiatan kunjungan ke Museum Radya Pustaka, salah satu museum tertua di Indonesia yang berada di Kota Solo, menjadi puncak dari seluruh rangkaian MPLS.

Dalam kunjungan ini, siswa-siswi diajak mengenal berbagai koleksi benda bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya dan peradaban Jawa.

Mulai dari patung dan arca peninggalan Hindu-Buddha, keris dan senjata tradisional, perabotan antik, miniatur rumah joglo, keramik kuno dan benda logam warisan masa lampau.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi pembelajaran sejarah yang menyenangkan, tetapi juga melatih siswa untuk belajar secara visual dan kontekstual di luar kelas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Abdul Aziz, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan siswa pada budaya dan sejarah lokal agar mereka memiliki ikatan yang kuat dengan identitas bangsa.

"Kegiatan ini kami lakukan agar anak-anak memahami sejarah nasional, khususnya budaya Kota Solo," ujarnya.

Selain memperkenalkan sejarah, kunjungan ini juga memberi pengalaman belajar kolaboratif yang menyenangkan, sekaligus melatih sikap sopan santun dan penghargaan terhadap nilai-nilai kebudayaan.

Kegiatan kunjungan museum sebagai bagian dari MPLS memiliki berbagai manfaat strategis bagi pengembangan siswa baru:

1. Pendidikan Kontekstual : Siswa belajar langsung dari benda asli dan narasi sejarah.

2. Menumbuhkan Nasionalisme : Mengenal sejarah lokal dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air.

3. Meningkatkan Minat Belajar : Kegiatan interaktif seperti ini mendorong keaktifan dan rasa ingin tahu siswa.

4. Pengenalan Lingkungan Sosial : Mengasah kemampuan sosial, kerjasama, dan pengelolaan waktu.

Penutupan MPLS SMP Al Islam 1 Surakarta dengan kunjungan ke Museum Radya Pustaka merupakan bentuk inovasi edukasi yang menyeimbangkan aspek akademik dan karakter.

Kegiatan ini berhasil menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi para siswa baru.

Dengan memperkenalkan sejarah dan budaya sejak masa orientasi, sekolah turut mendukung terbentuknya generasi pelajar yang memiliki karakter kuat, berwawasan lokal, dan mencintai bangsanya.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#surakarta #MPLS 2025 #museum radya pustaka solo #puncak #kegiatan edukatif #smp