Jawa Pos Radar Lawu - Mengajar untuk pertama kalinya sering menjadi pengalaman yang mendebarkan bagi calon guru.
Banyak yang telah mempersiapkan materi dengan matang, tetapi saat masuk kelas, justru merasa gugup, hilang fokus, atau suasana tidak berjalan sesuai harapan.
Hal ini wajar, namun perlu diantisipasi agar tidak menjadi kebiasaan buruk di kemudian hari.
Berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan calon guru pada saat pertama kali mengajar, lengkap dengan cara menghindarinya.
1. Terlalu Fokus pada Materi, Lupa Memperhatikan Siswa
Banyak calon guru saking gugupnya hanya terpaku pada catatan materi atau slide presentasi.
Mereka sibuk menjelaskan panjang lebar, tanpa memperhatikan apakah siswa memahami atau tidak. Akibatnya, siswa bisa bosan, tidak memperhatikan, bahkan mulai ribut sendiri.
Cara menghindari:
Bangun kontak mata dengan siswa, ajak mereka bertanya atau menjawab, selingi penjelasan dengan diskusi ringan atau contoh menarik yang relevan dengan kehidupan mereka.
2. Tidak Menjelaskan Aturan Kelas Sejak Awal
Calon guru sering langsung memulai materi tanpa menetapkan aturan dasar terlebih dahulu.
Ini membuat siswa merasa bebas, sehingga kelas rawan gaduh atau tidak kondusif.
Cara menghindari:
Di awal pertemuan, luangkan waktu 5 menit untuk menjelaskan aturan sederhana, seperti angkat tangan sebelum berbicara, tidak memotong teman, atau tidak bermain HP.
Buat dengan kesepakatan bersama agar siswa merasa memiliki tanggung jawab.
3. Mengajar dengan Nada Suara Monoton
Banyak calon guru yang terlalu tegang sehingga berbicara pelan atau datar. Hal ini membuat siswa cepat kehilangan perhatian.
Cara menghindari:
Latih intonasi suara agar lebih bervariasi, gunakan jeda, penekanan kata, dan mimik wajah yang ekspresif supaya penjelasan lebih hidup.
Bisa berlatih di depan kaca atau rekam diri sendiri lalu evaluasi.
4. Mengabaikan Waktu
Karena belum terbiasa, calon guru sering tidak sadar bahwa waktunya habis, sehingga materi belum selesai atau malah terburu-buru di akhir.
Cara menghindari:
Buat alokasi waktu di RPP sedetail mungkin, misalnya pendahuluan 10 menit, inti 25 menit, penutup 5 menit.
Gunakan jam tangan atau stopwatch kecil saat mengajar.
5. Tidak Siap Menghadapi Pertanyaan atau Gangguan
Seringkali calon guru gugup saat siswa mengajukan pertanyaan di luar dugaan, atau ketika ada siswa yang mengganggu
Ini membuat guru terlihat tidak percaya diri.
Cara menghindari:
Jika tidak tahu jawabannya, jangan malu mengatakan, “Pertanyaan bagus, nanti kita cari jawabannya sama-sama di pertemuan berikutnya.”
Untuk gangguan, tegur dengan tenang dan konsisten, jangan terbawa emosi.
Menjadi Guru Hebat Perlu Proses
Semua kesalahan ini adalah proses belajar yang wajar.
Yang terpenting, calon guru mau mengevaluasi diri setelah mengajar, meminta masukan dari guru pamong atau dosen pembimbing, lalu terus berlatih memperbaiki diri.
Dengan pengalaman yang makin banyak, calon guru akan semakin percaya diri, cekatan, dan siap menjadi pendidik profesional yang tidak hanya pandai mengajar tetapi juga menginspirasi. (ghiska-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid