Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Misteri Obat dan Sidik Jari di Lakban! Update Kematian Diplomat Arya Danu Pangayunan, UGM Minta Usut Tuntas

Nur Wachid • Kamis, 10 Juli 2025 | 17:05 WIB

Update kasus kematian diplomat Arya Daru Pangayunan (ADP) yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban.
Update kasus kematian diplomat Arya Daru Pangayunan (ADP) yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban.

Jawa Pos Radar Lawu – Kasus kematian Arya Daru Pangayunan (ADP), diplomat muda Kementerian Luar Negeri, masih menyisakan misteri.

Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (9/7/2025), dan mengungkap sejumlah temuan penting.

Dari kamar indekos di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, polisi menyita obat sakit kepala, lambung, serta lakban dengan sidik jari.

Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi menyebut obat-obatan itu ditemukan berserakan di dekat jasad korban.

Namun belum bisa dipastikan apakah berkaitan dengan kematian ADP.

“Ya, beberapa obat, kayak obat sakit kepala sama obat lambung. Tapi dari pemeriksaan awal belum mengarah ke situ,” ujar Rezha.

Ada Sidik Jari di Lakban, Milik Siapa?

Yang menarik perhatian penyidik adalah temuan sidik jari di lakban yang membungkus kepala korban.

Lakban itu kini menjadi barang bukti kunci yang diteliti di laboratorium forensik.

“Dari olah TKP awal terlihat ada sidik jari milik korban di lakban. Tapi kami masih mendalami lebih jauh—apakah hanya sidik jari korban, atau ada milik orang lain,” kata Rezha.

Polisi juga menyita kantong plastik, dompet, bantal, pakaian korban, hingga CCTV.

Dua unit kamera pengawas—satu di depan kamar kos dan satu lagi mengarah ke toko vape di seberang bangunan—juga tengah dianalisis.

“CCTV masih kami proses. Karena formatnya memory card, jadi rekaman terpotong-potong. Harus disatukan di Labfor,” imbuhnya.

Aktivitas Terakhir dan Pemeriksaan 5 Saksi

ADP terakhir terlihat sekitar pukul 22.30 WIB malam sebelum ditemukan tewas.

Ia sempat menyapa penjaga kos, mengambil makanan dari ojek online, dan buang sampah.

Setelah itu, korban masuk ke kamar dan tak tampak lagi.

Polisi telah memeriksa lima saksi, yakni istri korban, penjaga kos, tetangga, pemilik kos, dan rekan kerja.

Belum ditemukan indikasi korban sempat didatangi orang lain sebelum meninggal.

“Kami juga akan dalami riwayat kesehatannya serta catatan medis untuk mendukung hasil autopsi,” kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Sigit Karyono.

Sebelumnya, sang istri menyebut ADP memiliki riwayat GERD dan kolesterol, tapi polisi belum memastikan kaitannya dengan penyebab kematian.

UGM Minta Kasus Diusut Tuntas

Kabar meninggalnya ADP mendapat perhatian serius dari almamaternya, Universitas Gadjah Mada (UGM).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Arie Sujito, menilai kematian ADP mengandung kejanggalan dan harus diusut hingga tuntas.

“Jika meninggalnya almarhum nampak tidak wajar, perlu diusut tuntas. Ini demi kemanusiaan dan tanggung jawab negara terhadap warganya,” tegas Arie.

Departemen Ilmu Hubungan Internasional (DIHI) Fisipol UGM juga menyatakan duka mendalam. Ketua DIHI, Nur Rachmat Yuliantoro, menyebut ADP sebagai sosok diplomat andal dan alumni berprestasi.

“Dikenal sebagai diplomat yang andal, Daru adalah kebanggaan kita semua,” kata Rachmat.

Diplomat Pelindung WNI, Akan Dikirim ke Luar Negeri

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa ADP selama ini menangani isu-isu pelindungan WNI di luar negeri dan dijadwalkan akan berangkat tugas ke Finlandia akhir Juli ini.

Kemlu RI telah menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus kepada pihak kepolisian dan menegaskan tidak ingin berspekulasi.

“Kita tunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang,” ujar Judha. (kid)

 

Penuhi Keinginan Konsumen, Performance Damper untuk NMAX “TURBO” dan NEO Kini Dijual Bebas.
Penuhi Keinginan Konsumen, Performance Damper untuk NMAX “TURBO” dan NEO Kini Dijual Bebas.
Editor : Nur Wachid
#obat #sidik jari #adp #update #kemlu #diplomat #Arya daru pangayunan #ugm #kematian #lakban